Sempat Tak Saling Sapa, Anies dan Prabowo Salaman Hingga Berbincang Usai Sampaikan Pidato di KPK

| 18 Jan 2024 08:42
Sempat Tak Saling Sapa, Anies dan Prabowo Salaman Hingga Berbincang Usai Sampaikan Pidato di KPK
Capres nomor urut satu, Anies Baswedan dan Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto (Dok. Istimewa)

ERA.id - Calon Presiden (Capres) nomor urut satu, Anies Baswedan dan Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto akhirnya saling menyapa. Momen itu terjadi saat keduanya menghadiri acara PAKU Integritas yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (17/1/2024).

Awalnya, ketiga pasangan capres-cawapres yang diundang KPK naik ke atas panggung bersama-sama usai menyampaikan pidatonya terkait pencegahan dan pemeberantasan korupsi.

Setelah foto bersama, Anies dan Cawapres nomor urut satu, Muhaimin Iskandar terlihat menyalami Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka, juga paslon nomor urut tiga, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Anies dan Prabowo bahkan sempat berbincang dan berjalan bersama saat turun dari panggung.

Sementara itu, di awal ketika hadir, Anies bersama Cak Imin tidak bersalaman dengan Prabowo-Gibran. Keduanya langsung duduk di posisi yang sudah disediakan oleh panitia.

Anies dan Cak Imin juga bersalaman dengan capres-cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Adapun dalam pernyataannya, Anies menyinggung sejumlah hal termasuk soal revisi undang-undang KPK.

Dia juga bicara soal standar etika dan proses rekruitmen di KPK. Pasangan AMIN berjanji akan memperbaiki hal tersebut ketika terpilih di Pilpres 2024.

“Kita ingat era di mana KPK datang ke suatu tempat tidak mau ikut makan, tidak mau ikut kegiatan yang didanai di luar kpk. Standar yang tinggi harus dikembalikan ke KPK,” kata Anies.

Berikutnya, Anies juga bicara soal rekruitmen di komisi antirasuah. Dia mengaku ingin memperbaiki proses yang berjalan bukan hanya di lingkup pimpinan tapi juga pegawai.

“Rekrutmen di KPK kita perbaiki sama-sama. Seperti tadi disampaikan di tingkat pimpinan yg diusulkan presiden tapi juga rekrutmen staf supaya sekadar mencari pekerjaan tapi menjadi tempat memberantas korupsi. Ini hal pertama yang ingin kami lakukan,” pungkasnya.

Rekomendasi