Seruan Pemilu Damai Demi Memelihara Demokrasi

| 10 Aug 2018 14:43
Seruan Pemilu Damai Demi Memelihara Demokrasi
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam pidatonya (FOTO: Diah/era.id)
Jakarta, era.id - Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, bakal calon presiden dan wakil presiden yang diusung Partai Gerindra telah resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam pidatonya, Prabowo menyerukan pelaksanaan pemilu aman, damai, dan jujur.

Semangat yang oke untuk memulai sebuah kompetisi demokrasi lima tahunan yang seringkali dipenuhi konflik ini. Karenanya, Prabowo meminta KPU untuk menjaga semangat tersebut.

"Kami titipkan masa depan demokrasi bangsa kepada KPU ... Kami mengerti. KPU harus menjaga keadilan, kejujuran, kebersihan dari pemilu," tutur Prabowo di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Pemilu sebagai refleksi demokrasi memang penting untuk dijaga. Lewat pemilu, negara mengakomodir kehendak rakyat untuk memilih pemimpin dan pemerintahan.  

"Pergantian pemerintahan, pergantian harus berjalan aman, damai, dan jujur. Apa pun keputusan rakyat harus kita hormati," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan semangatnya untuk menjaga kedaulatan dalam proses Pemilu 2019. Kata Prabowo, dia hanya ingin memimpin di bawah kehendak rakyat.

"Pemilihan dari kotak suara, itu lah kedaulatan rakyat ... Kami hanya ingin berkuasa dengan izin dari rakyat Indonesia. Kami ingin berkuasa untuk mengabdi pada rakyat Indonesia," tegas Prabowo.

Rekomendasi