Gajah Sumatera yang Mati di Aceh Segera Dinekropsi

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Aceh, era.id - Seekor gajah Sumatera ditemukan mati di kawasan HGU PT CGU di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Provinsi Aceh. Gajah yang mati itu ditemukan seorang petani bernama Herman.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim AKP Erwin Satrio Wilogo menjelaskan, Herman tak sengaja melintas di lokasi bangkai gajah itu berada. Kemudian ia melaporkan penemuan itu ke pihak keamanan setempat.

"Petani itu kebetulan melintas di lokasi. Kemudian dia menginformasikan ke aparatur desa setempat untuk dilaporkan ke aparat penegak hukum dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," kata Erwin seperti dilansir Antara, Jumat (10/8/2018).

Gajah liar yang ditemukan mati itu juga kini sudah dilaporkan kepada pihak BKSDA Aceh dengan tujuan agar segera dilakukan nekropsi.

Baca Juga : Gajah Liar Ditemukan Mati (Lagi) di Aceh


(Ilustrasi/era.id)

Buat kalian yang belum tahu, nekropsi merupakan teknik lanjutan dari diagnosa klinik pada hewan dengan memeriksa organ-organ yang diduga bermasalah atau dihinggapi virus. Bedah ini harus dilakukan secepat mungkin pada hewan yang telah mati, maksimal dalam waktu enam jam.

Selain melakukan koordinasi dengan BKSDA Aceh dan FKL Aceh, Erwin bilang, pihaknya juga telah mengirimkan tim identifikasi Polres Aceh Timur ke lokasi penemuan bangkai gajah tersebut.

"Untuk mengetahui penyebab kematian gajah sumatera ini perlu hasil uji laboratorium forensik. Jadi selesai nekropsi maka sampelnya akan dibawa ke labfor," ujar Erwin.

Secara terpisah, Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo membenarkan kalau ada gajah Sumatera yang mati di Kabupaten Aceh Timur. Ia juga menyebut telah mengirimkan tim ke tempat penemuan bangkai tersebut.

"Kita sudah kirimkan tim medis untuk dilakukan nekropsi di lokasi dan nantinya bangkai gajah juga akan dikuburkan," tutup Sapto.

Tag: penyiksaan hewan

Bagikan: