Keduanya juga sudah menunjuk pendampingnya masing-masing. Namun, pilihan mereka ternyata menimbulkan kekecewaan bagi sebagian pendukungnya. Kedua orang ini memiliki pendukung yang loyal sejak Pemilu 2014.
Sebut saja, para pendukung calon petahana Joko Widodo yang merasa bahwa calon wakil presiden yang dpilih, yaitu Ma'ruf Amin, tidak sesuai dengan prediksi mereka. Sebab, banyak pendukung Jokowi yang berharap yang Mahfud MD menjadi cawapresnya.
Begitu pun para pendukung calon presiden Prabowo Subianto yang berharap agar ia memilih rekomendasi itjima ulama sebagai wakilnya, namun, ternyata dia justru memilih mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
Kekecewaan ini sempat terekam di Twitter. Sejumlah warganet yang kecewa memutuskan untuk menjadi golongan putih (golput) alias tidak mau menggunakan hak pilihnya pada saat pencobolosan nanti.
Menurut pengamat politik Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti, rasa kecewa ini wajar saja terjadi. Banyak orang yang kaget dengan pilihan Jokowi dan Prabowo terkait pendamping masing-masing.
-
Melayani dengan Hati, ESG PNM Tumbuh Bersama Ibu-Ibu Pelaku Usaha Lokal
31 Dec 2025 12:021 -
2
-
3
-
4
-
Rumah Selebgram DJ Donny Dilempar Molotov, Efek Doyan Umbar Kebobrokan Pemerintah?
31 Dec 2025 14:545