Napi di Australia Jajan Indomie

Tim Editor

Indomie di Australia (9News.co)

Melbourne, era.id - Produk yang satu ini adalah produk makanan yang paling digemari di Indonesia, bahkan dunia.  Ya, produk itu adalah mi instan atau Indomie. Selain harganya yang relatif terjangkau, penyajian makanan satu ini juga mudah.

Nah siapa sangka, jika baru-baru ini pemerintah Australia menjadikan mi instan asal Indonesia sebagai camilan bagi narapidana di sana. Bahkan ada anggaran khusus, sebesar 523.494 dolar Australia atau setara dengan Rp5 miliar untuk pasokan mi instan.

Seperti dilansir 9News dan Daily Mail, Departemen kehakiman Australia untuk wilayah Victoria menghabiskan setengah juta dolar untuk membeli Indomie bagi narapidana. Tak hanya itu, mereka juga membeli pasokan permen serta camilan manis lainnya sebesar 975 ribu dolar Australia (Rp 10 miliar). 

Hal ini menuai protes dari masyarakat. Jaksa Agung Negeri wilayah Hawthorn dan Shadow, John Pesutto, pun mengkritik kebijakan tersebut. Menurutnya, selain Departemen Kehakiman, Gubernur Daniel Andrews juga patut disalahkan karena terlalu memanjakan para napi. Sebab, pemerintah Australia telah menggunakan pajak negara hanya untuk membagikan mi instan kepada para tahanan yang mendekam di penjara.

"Daniel Andrews seharusnya menjalankan tugasnya sesuai undang-undang yang berlaku bagi para tersangka. Ia bukan Willy Wonka yang mengelola pabrik cokelat," tegasnya sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Senin (27/8).

Camilan untuk napi di penjara Australia (Daily Mail)

Merespons kritikan tersebut, pemerintah Victoria mengungkapkan kalau mi instan dan makanan ringan tersebut enggak diberikan secara cuma-cuma. Ada sistem reward, di mana narapidana yang telah bekerja mendapatkan token yang bisa ditukar dengan makanan yang mereka inginkan.

Anehnya, tak ada yang mempermasalahkan anggaran untuk mi instan asal Indonesia. Kebanyakan justru mempermasalahkan permen, cokelat, dan camilan manis lainnya.

Nah biar kalian tahu, harga sebungkus mi instan merek Indomie di sana itu kira-kira 5,49 dolar Australia atau setara Rp80 ribu. Sedangkan biaya makan harian narapidana adalah sekitar 7,5 dolar Australia (Rp79 ribu), dengan makanan pokok berupa sereal, sayuran dan pasta.

Sementara itu, statistik terbaru mengungkapkan ada 7.149 tahanan di penjara-penjara Victoria. Dengan demikian, keseluruhan total yang dihabiskan untuk makanan harian para tahanan adalah sekitar 53.617,50 dolar Australia atau Rp571,4 juta perharinya.

Tag: indomie australia

Bagikan: