Menuju Realisasi Janji Manis Anies

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Ilustrasi (era.id)

Jakarta, era.id - Wacana pengembalian izin operasi becak di Jakarta semakin kencang berembus, seiring menguatnya aroma politik yang membayangi kebijakan ini. Realisasi janji manis Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Serikat Becak Jakarta (Sebaja) pun terasa makin dekat dari kenyataan.

Sutarno, seorang tukang becak yang tergabung dalam Sebaja mengaku bahagia dengan kebijakan ini. Menurut Sutarno, dari sederet Gubernur DKI, hanya Anies yang mendekatkannya dengan sadel Rambo --panggilan untuk becak kesayangannya-- hingga sedekat ini.

"Selama saya jadi tukang becak, sepanjang jalan baru gubernur ini yang benar-benar merealisasi janjinya," kata Sutarno saat ditemui era.id di Pasar Koja, Jakarta Utara, Sabtu (27/1/2018).

Dengan izin resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, kini Sutarno dan rekan-rekannya di Sebaja tak perlu lagi kucing-kucingan dengan Satpol PP ataupun Dinas Perhubungan.

Sutarno menjelaskan, hingga saat ini, sudah ada 229 armada becak yang siap beroperasi. "Tukang becak se-Kelurahan Koja dikumpulkan waktu itu karena mau dikasih stiker, biar becak yang dari kampung itu jadi bisa dibedain sama becak yang lama beroperasi di Jakarta. Sudah distiker semua di wilayah ini, ada stiker dan tulisan Sebaja," ucap Sutarno.

Selain itu, nantinya tukang becak akan dibekali peta berisi wilayah dan jalur-jalur mana saja yang dapat dilalui. "Kalau ada penumpang yang mau lewat jalan yang dilarang, ya enggak bisa. Kita melanggar aturan sendiri itu namanya," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, setiap tukang becak yang telah terdaftar akan diberi pelatihan. "Yang kami lakukan adalah mendata (becak) yang sudah ada di Jakarta, ber-KTP DKI dan sudah gelombang selanjutnya," kata Sandi.

Sandi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad terkait pendataan untuk pelatihan dan penempelan stiker becak di wilayah utara.

"Lagi dalam pendataan. Tapi, menurut Pak Wali Kota, tidak lebih dari 500 (becak di Jakarta Utara). Ini sudah tertunda-tunda dari 2012. Mereka menunggu realisasi dan kita akan lakukan pelatihan," katanya.

Wacana menghidupkan kembali becak di wilayah perkampungan Jakarta lahir dari ucapan Sandi. Ide itu terinspirasi oleh Taxi Cab di New York, Amerika Serikat. 

Di tahun 1998, Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso pernah melarang keberadaan becak. Namun kini, muncul lagi wacana baru, memperbolehkan becak kembali beroperasi. Malah, Gubernur DKI Anies Baswedan berencana membuat rute khusus untuk becak.

Gagasan Sandi itu berseberangan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Sutiyoso yang melarang keberadaan becak itu. Sutiyoso beranggapan becak dapat mengubah Jakarta yang telah rapi menjadi semrawut dan berpotensi memancing arus urbanisasi.


(Infografis: era.id)

Tag: 100 hari anies-sandi kepemimpinan anies-sandi

Bagikan: