Dokter Thailand Sembuhkan Korona Pakai Obat Flu dan AIDS

Tim Editor

    Pasien Korona di Thailand (Bangkokpost)

    Jakarta, era.id - Thailand mengklaim berhasil menyembuhkan seorang pasien yang terinfeksi virus korona tipe baru. Dokter di Rumah Sakit Rajavithi, Bangkok menggunakan kombinasi obat anti-flu dan anti-AIDS untuk menyembuhkan pasien asal China itu.

    Dua dokter dari Rumah Sakit Rajavithi di Bangkok, Dr Kriangsak Atipornwanich dan Prof. Dr Subsai Kongsangdao, mengatakan indikasi kesembuhan terlihat pada pasien wanita berusia 71 tahun setelah 48 jam diberi dua obat antivirus itu. Dr Kriangsak bilang China sudah menggunakan obat AIDS pada pasien novel coronavirus.

    "Kami memeriksa informasi terkait dan menemukan obat antiflu efektif pada MERS sehingga kami menggabungkan kedua obat itu," ujarnya seperti dikutip dari Bangkokpost, Senin (32/2020).

    Pasien itu menunjukkan gejala membaik sangat cepat dalam waktu 48 jam. Hasil tes juga berubah dari positif korona menjadi negatif dalam kurun waktu tersebut. Para dokter di Thailand menggunakan oseltamivir, obat antiflu yang digunakan untuk mengobati coronavirus syndrome pernafasan Timur Tengah (MERS), serta lopinavir dan ritonavir, dua obat AIDS.

    Mereka akan melaporkan penemuan itu ke jurnal medis dan akan menggunakan obat pada pasien lainnya. Kementerian Kesehatan Thailand mencatat ada 19 kasus infeksi virus berlambang 2019-nCov itu di Negeri Gajah Putih.


    Ilustrasi (Chinadaily)

    Sementara itu, China juga mengklaim kemajuan dalam pengembangan vaksin dan obat pencegah korona. Dua medical kit untuk kekebalan tubuh dari virus korona dan alat diagnosa berhasil dikembangkan oleh tim dari Institut Virologi Wuhan, Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok dan sebuah sebuah perusahaan biofarmasi.

    "Kit ini mudah dioperasikan dan dapat melindungi pengguna dari infeksi," kata pejabat Departemen Sains dan Teknologi Hubei, Wang Wei seperti dilansir Chinadaily, Senin (3/2/2020).

    Dua medical kit itu sedang dalam proses produksi dan akan segera dipasarkan setelah lolos uji klinis.

    Tag: korona

    Bagikan :