Daftar Mal yang Tutup Di Bandung Karena Wabah COVID-19

Tim Editor

Salah satu mal di Bandung (Iman Herdiana/Era.id)

Bandung, era.id – Dampak kebijakan jaga jarak atau social distancing untuk mengurangi penyebaran virus korona atau COVID-19 mulai terasa di Kota Bandung. Sejumlah pusat perbelanjaan dan mal menutup sementara operasinya.

Beberapa mal di Kota Bandung yang tutup sementara yaitu Miko Mall. Mal di Kopo, Bandung, ini tutup 24 Maret s/d 10 April 2020; Cihampelas Walk (Ciwalk) di Jalan Cihampelas yang tutup 27 Maret s/d 9 April 2020; Carrefour tutup 25 Maret s/d 8 April 2020, King's Shoping Center di Jalan Dewi Sartika tutup 27 Maret a/d 2 April 2020.

Ada juga Paris Van Java (PVJ) di Jalan Sukajadi tutup 25 Maret s/d 8 April 2020, Paskal Hyper Square di Pasir Kaliki tutup 28 Maret s/d 10 April 2020, pusat elektronik BEC di Jalan Purnawarman tutup 27 Maret s/d 9 April 2020, dan Bandung Indah Plaza (BIP) di Jalan Merdeka tutup 27 Maret s/d April 2020.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengapresiasi keputusan sejumlah pusat perbelanjaan untuk tutup sementara. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung (Disdagin), Elly Wasliah menyebut, penutupan tersebut menjadi bukti bahwa para pengusaha mengikuti arahan pemerintah mencegah penyebaran virus corona.

"Kita apresiasi kepada manajemen mal yang sudah menutup aktivitas kegiatannya. Ini salah satu bentuk dukungan kepada Pemkot Bandung dalam rangka pelaksanaan ‘social distuncing' sebagai pencegahan penyebaran COVID-19," kata Elly Wasliah, Jumat (27/3).

Ia menambahkan, penutupan pusat perbelanjaan itu sebagai bentuk ketaatan terhadap Surat Edaran Wali Kota Bandung mengenai penanganan virus corona.

Untuk sejumlah pusat perbelanjaan yang masih beroperasi, Elly meminta agar meningkatkan standar kesehatan dan keamanannya. Seperti menyediakan tempat cuci tangan sekaligus sabun, hand sanitizer, pengukuran suhu tubuh, dan penyemprotan disinfektan.

"Mal yang masih buka harus menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun dan hand sanitizer. Selain itu, pengukuran suhu tubuh kepada pengunjung yang masuk dan penyemprotan disinfektan. Tetapi ketika sudah berbelanja sebaiknya tidak berkerumun," imbau Elly.

Elly memastikan, meski mal tutup, sejumlah supermarket yang menjual kebutuhan masyarakat masih tetap buka. Hal tersebut guna sebagai pelayanan kepada masyarakat untuk kebutuhan sehari-harinya, sehingga setiap supermarket di berbagai mall masih tetap buka.

"Kalau di setiap mal itu ada supermarket. Itu memang kami nerkordinasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Kita minta kepada manajemen mal agar supermaket di dalamnya tetap buka, berikut juga toko obat dan sebagainya. Intinya kita sudah komitmen, malnya tutup, ritelnya yang menjual kebutuhan pokok masyarakat tetap buka," ujar Elly.

Tag: covid-19 di indonesia

Bagikan: