33 PNS Dipecat karena Narkoba dan Zina

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Menteri PANRB Asman Abnur memimpin sidang BAPEK, di Kementerian PANRB, Senin (19/2) (Foto: Kemenpan RB)

Jakarta, era.id - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abrur memecat 33 pegawai negeri sipil (PNS) dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Alasan pemecatan beragam, mulai dari terlibat penyalahgunaan narkoba hingga kasus perzinahan.

Dilansir dari laman setkab.go.id, pemecatan dilakukan Asman selaku Ketua Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) saat memimpin sidang di kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (19/2) lalu.  Dari hasil sidang, sebanyak 17 PNS dari 33 PNS yang diganjar pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri (PDHTAPS) itu karena bolos kerja. Jangan kaget, ada PNS yang bolos hingga ratusan hari kerja, dan dilakukan sejak beberapa tahun sebelumnya. Malah diulangi lagi hingga tahun 2017.

Sementara lima orang PNS terjerat kasus penyalahgunaan narkoba, dan tiga orang lainnya melakukan pungutan liar (pungli). Kasus lainnya seperti perzinaan dan menjadi istri kedua, memiliki istri kedua, juga pemalsuan dokumen, serta tak patuh pada ketentuan kerja dan tak melaksanakan tugas kedinasan.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana selaku Sekretaris BAPEK menjelaskan, BAPEK memberikan pertimbangan atas rekomendasi dan putusan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“BAPEK bisa saja memperkuat putusan, memperingan, membatalkan, dan menunda,” ujar dia pada rapat yang digelar di kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (19/02).

Sanksi terhadap PNS yang bermasalah itu direkomendasikan oleh masing-masing PPK. Sebelum dibawa dalam sidang ini, sudah dilakukan dua kali prasidang.

Sidang yang dipimpin oleh Menteri Asman Abnur selaku Ketua BAPEK itu secara keseluruhan menyidangkan 47 kasus. Sebanyak 29 kasus diputuskan diperkuat, 13 kasus diperingan, dan lima kasus masih pending. Dari 13 kasus yang diperingan, ada empat PNS yang turun pangkat tiga tahun, dan sembilan PNS lainnya diberhentikan dengan hormat. Namun tidak ada sanksi yang dibatalkan.

Tag: pns narkoba pns bandel

Bagikan: