Akhir Hidup Badak Putih Jantan yang Menyedihkan

Tim Editor

Badak Putih (Sumber: Facebook/Pejata OI Conservacy)

Kenya, era.id - Sudan, menjadi badak putih jantan terakhir dari spesiesnya telah mati. Kini hanya tersisa dua ekor badak betina terakhir dari spesiesnya di dunia.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (21/3/2018), kondisi kesehatan Sudan memburuk beberapa hari terakhir. Badak berusia 45 tahun itu sakit-sakitan karena faktor usia dan infeksi penyakit yang dideritanya.

Melihat kondisinya yang terus memburuk, tim dokter hewan memutuskan untuk menyuntik mati badak tersebut. Kematian Sudan juga diumumkan melalui Twitter resmi Konservasi Ol Pejeta di Taman Nasional Laikipia, Kenya, tempat Badak Putih utara terakhir itu dijaga.

Badak merupakan mamalia darat terbesar kedua setelah gajah. Badak putih sendiri populasinya semakin sedikit, tercatat Badak Putih selatan hanya tinggal 20.000 ekor di alam liar. Adapun Sudan yang merupakan Badak Putih utara menjadi pejantan terakhir dari spesiesnya.

Awalnya, Sudan akan dikawinkan dengan satu betina dari spesies Badak Putih utara yang tersisa dengan harapan spesies langka ini dapat kembali berkembang biak di alam liar. Namun usaha itu terancam gagal, belum sempat punya keturunan, Sudan sudah disuntik mati.

Para peneliti pun sudah mengumpulkan dan menyimpan air mani Sudan, dengan harapan di masa yang akan datang kelestarian spesies badak putih ini bisa kembali terlahir. Sepeninggal Sudan, hanya menyisakan dua badak putih betina terakhir bernama Najin dan Fatu.  
 


Perburuan liar dan mitos cula

Sejak 2013, Afrika Selatan telah kehilangan lebih dari 1.000 badak setiap tahun dari pemburu liar. Cula badak menjadi target sasaran para pemburu dan diperdagangkan ke wilayah Asia di mana ada kepercayaan cula badak dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Dengan kepergian Sudan, risiko kepunahan spesies badak mendekati ambang batasnya. Situs WildAid mencatat ada kurang dari 30.000 badak liar yang tersisa di antara lima spesies, termasuk sekitar 20.000 badak putih bagian selatan di Afrika Selatan, 5.000 badak hitam di Afrika selatan dan timur dan 3.500 badak India bertanduk satu di Nepal. 

Untuk Indonesia, spesies badak terhitung dalam kategori terancam punah. Sebut saja hanya kurang dari 100 badak Sumatera yang hidup di alam liar. Alih-alih habitatnya terjaga, perambahan hutan dan perluasan area bisnis di Pulau Jawa hanya menyisakan 60 ekor badak Jawa.

Akankan keserakahan manusia terhadap cula badak membuat spesies raksasa itu hilang dari bumi? Seperti, badak hitam barat yang telah dinyatakan punah tujuh tahun lalu akibat perburuan liar.


Infografis (era.id)

Tag: mereka terancam punah

Bagikan: