Ada Kabar Alexis Ditutup

Tim Editor

    Gedung Alexis (Leo/era.id)

    Jakarta, era.id - Hotel Alexis, di Jakarta Utara ditutup oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Informasi itu beredar di media sosial sejak Kamis (22/3/2018) siang.

    Upaya ini sesuai dengan surat tertanggal 21 Maret 2018 untuk penutupan izin kegiatan usaha hotel di wilayah Ancol sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan, dan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. 

    Informasi ini pun dibenarkan oleh Wakil Kepala Satpol PP Hidayatullah. Tapi, dia tidak memaparkan lebih jauh pelanggaran Hotel Alexis hingga harus ditutup. 

    "Saya tahu informasinya jam 16.00 WIB tadi, (yang awalnya dijadwalkan) jam 11.00 WIB gagal," ujar Hidayatullah dihubungi, Kamis (22/3/2018).

    Dia pun menerangkan personelnya sempat mengamankan lokasi. Bahkan, tidak hanya dari Satpol PP, aparat dari TNI dan Polri diklaim ikut dalam upaya penutupan ini.

    "Mereka enggak di (dalam hotel) sana, tapi di luar. Di Kelurahan Ancol kalau enggak salah," lanjutnya.


    Kolam pemandian griya pijat Hotel Alexis (Leo/era.id)

    Namun, kabar itu dibantah polisi. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, penutupan Hotel Alexis tidak jadi. Tapi, dia mengakui ada pendampingan dari polisi dalam upaya penutupan hotel tersebut. 

    "Enggak jadi," ujar Argo saat dikonfirmasi terpisah.

    Baca Juga : Alexis Ajukan Perpanjangan Izin, Anies: Jangan Coba-coba

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membantah informasi yang menyebut Hotel Alexis ditutup. Menurut Anies hotel tersebut masih beroperasi.

    Dia pun akan menelusuri informasi tentang penutupan Hotel Alexis ini. Bukan tidak mungkin, akan ada sanksi karena memberikan informasi yang belum tentu benar.

    "Nanti wakilnya (Satpol PP) saya kasih peringatan. Dan mereka yang tidak disiplin akan saya disiplinkan" ungkap Anies. 

    Dia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan penindakan untuk tempat hiburan selalu menggunakan landasan hukum yang jelas. Saat ini, proses itu masih menunggu payung hukum yang sedang digodok pihaknya.

    "Anda jangan pernah khawatir saya bertindak tanpa ada aturan hukumnya," ujarnya.


    Salah satu sudut Lounge di Hotel Alexis (LEO/era.id)

    Dia pun memperingatkan para pemilik tempat hiburan malam untuk patuh dengan peraturan yang ada. Sebab, Anies ingin mengubah tempat hiburan malam menjadi industri pariwisata yang positif. 

    "Jangan sekali-sekali mencoba kucing-kucingan oleh karena itu kenapa TDUP dijadikan satu," ucap Anies. 

    Anies mengakui rencana penindakan terhadap Hotel Alexis ada, namun eksekusi belum dilakukan sejauh ini menunggu landasan hukum terbentuk. 

    Baca Juga : Hotel dan Griya Pijat Ditutup, Alexis: Berhenti Hakimi Kami

    Jauh sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan dan Dinas Perizinan memastikan tidak bakal memperpanjang izin Alexis yang berakhir 27 Oktober 2017 lalu. Anies menilai, tempat wisata yang terindikasi praktik asusila tersebut tidak dapat dibiarkan. 

    Sementara, Dinas Perizinan masih mengkaji apakah terdapat persyaratan adminstratif dan teknis yang belum dipenuhi Alexis. Kini, nasib Alexis masih terkatung-katung.

    Tag: hotel alexis 100 hari anies-sandi

    Bagikan :