"Jalur sudah dinormalkan kembali," kata seorang polisi melalui pengeras suara dari dalam mobil patroli di lokasi, Kamis (10/5/2018).
Sebelumnya, penutupan jalan dilakukan sejak Rabu (9/5) pagi, membuat kendaraan yang hendak melewati depan Mako Brimob menuju Jalan Raya Bogor dialihkan ke Jalan Kelapa Dua dan Jalan Nusantara. Para pengendara yang ingin ke arah Bogor dari Jalan Akses UI terpaksa berputar lewat Jalan RTM-Jalan Raya Pd Duta-Jalan Raya Bogor.
Kerusuhan di Mako Brimob terjadi sejak Selasa (8/5) malam dan pelakunya adalah naripadana terorisme. Menurut Menko Polhukam Wiranto, 156 napi terorisme merampas 37 pucuk senjata dan menyandera sembilan anggota Polri.
Suasana jalan di depan Mako Brimob, Depok, Jabar, Kamis (10/5/2018). (Diah/era.id)
Menurut polisi, mereka berulah karena menuntut jatah makanan. Para narapidana teroris itu sempat menyandera sembilan anggota Brimob, lima di antaranya telah gugur.
Baca Juga : Napi Teroris Rampas Senjata di Mako Brimob
Polisi mengultimatum para napi terorisme yang berulah untuk menyerah hingga Kamis pagi. Sebanyak 145 napi menyerah setelah diultimatum, dan 10 napi terorisme sempat menolak menyerahkan diri.
Sekitar pukul 07.15, polisi menyerbu napi teroris yang menolak menyerah menggunakan tembakan peringatan dan bom asap. Setelah penyerbuan, 10 napi terorisme menyatakan menyerah tanpa syarat.
Dari 156 napi teroris yang berulah, seorang di antaranya tewas ditembak petugas. Semua napi perusuh itu akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan dengan pengamanan ekstra maksimum.