20 Tahun Reformasi, Puan Ingatkan soal Revolusi Mental

Tim Editor

Menko PMK Puan Maharani (Mery/era.id)

Jakarta, era.id - Memperingati 20 tahun reformasi, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengingatkan untuk melaksanakan nilai-nilai reformasi demi kemajuan Indonesia.

Menurut Puan, reformasi adalah kata kerja yang harus menyentuh pembangunan manusia dan kebudayaan di tengah ancaman disintegrasi, korupsi dan disorientasi globalisasi.

"Reformasi adalah etos yang saat menyentuh mental bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka falsafah bangsa akan hidup menggerakan kita untuk mengamalkannya. Pancasila akan mengkristal menjadi mental, yang hidup dalam amal, tidak sekadar kita hafal dan menjadi gotong royong dalam implementasinya," ujarnya di Jakarta, Senin (21/5/2018). 

Puan juga mengingatkan kembali apa yang disampaikan Bung Karno pada 17 Agustus 1957 yakni terkait revolusi mental. "Revolusi mental menggembleng manusia Indonesia menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali dan berjiwa api yang menyala-nyala," imbuhnya.

Baca Juga : Cerita Puan Saat Reformasi dan Pesan Bung Karno


(Infografis/era.id)

Puan berharap, semangat reformasi yang terkandung dalam revolusi mental melahirkan energi untuk lebih banyak berkarya dari pada terus berwacana. Energi untuk lebih banyak bekerja dari pada banyak bicara. 

Baca Juga : Habibie: Reformasi Belum Sampai Sasarannya

Ia menambahkan, dengan kualitas manusia yang unggul jalan panjang reformasi tak akan diselewengkan. Reformasi, lanjut dia, akan terkawal untuk membawa rakyat Indonesia menuju kedaulatan yang seutuhnya.

"Saya memiliki keyakinan kita tetap kuat menjaga spirit persatuan kebangsaan kita, menjaga amanat Proklamasi, menjaga amanat reformasi," tambah dia.
 
.

Tag: peringatan 20 tahun reformasi kemenko pmk puan maharani

Bagikan: