KSAD Diserang Soal "Tuhan Bukan Orang Arab", Gun Romli Duga Kuat Jenderal Dudung Ingin "Diahokkan": Yang Menyerang Gerombolan yang Sama

| 11 Feb 2022 17:12
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman (Tangkapan layar)

ERA.id - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menduga kuat ada pihak yang ingin meng-Ahokkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman terkait pernyataannya mengenai Tuhan Bukan Orang Arab.

Menurut dia, pernyataan Jenderal Dudung terkait dengan "Tuhan Bukan Orang Arab" mudah dipahami tetapi diplintir oleh beberapa pihak dengan penuh kebencian untuk membuat fitnah.

Hal ini disampaikan Guntur Romli melalui video yang diunggah akun Youtube Cokro TV untuk menanggapi pernyataan Ustaz Adi Hidayat yang mempertanyakan pernyataan "Tuhan Bukan Orang Arab".

Dugaan kuat terkait dengan Jenderal Dudung yang ingin Di-Ahokkan muncul lantaran yang menyerang KSAD saat ini merupakan gerombolan yang sama sewaktu menyerang Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Sudah ada niat jahat yang coba untuk memelintir ungkapan Jenderal Dudung itu yang dibumbui fitnah dan kebencian untuk melakukan pembunuhan karakter seperti halnya yang mencoba untuk memmelintir ungkapan sederhana seperti ini," jelas Guntur Romli.

Sebelumnya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dilaporkan oleh Koalisi Ulama, Habib dan Pengacara Anti Penodaan Agama (KUHAP APA).

KUHAP APA melaporkan KSAD terkait dugaan kasus ujaran kebencian dan penodaan agama.

Pelaporna itu buntut pernyataan Dudung soal "Tuhan Bukan Orang Arab".

Rekomendasi