Atasi Pungli, Satpol PP Akan Dirotasi dan Diberi Siraman Rohani

Jakarta, era.id - Maraknya isu pungutan liar (pungli) yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), membuat jajaran tersebut berbenah diri.

Kasatpol PP, Yani Wahyu berencana merotasi ribuan Satpol PP yang berada di seluruh DKI Jakarta. Rencananya, Rotasi tersebut akan dilakukan sebelum akhir tahun.

"Satpol PP jumlahnya 4.950 ini tersebar di lima wilayah kota dan satu kabupaten. Ini kita akan puter ini perintah pak Gubernur barusan," kata Yani di Balai Kota Jakarta, Senin (4/12/2017).

Pihaknya mengusahakan agar lokasi rotasi yang baru berdekatan dengan tempat tinggal petugas. "Nah indikator bisa nanti kedekatan alamat yah, kedekatan alamat dan sebagainya yah," lanjutnya.

Menurut Yani, rotasi tersebut bertujuan agar tidak ada kedekatan antara petugas dengan yang ditertibkan.

Selain rotasi, Yani juga akan mengundang para pemuka agama untuk memberi pencerahan guna memperbaiki kualitas Satpol PP. Hal ini, ujar Yani, bertujuan agar anggota Satpol PP dapat berpikir lebih jernih dan terjadi perubahan akhlak.

"Dikasih siraman-siraman rohani dan kita kerjasama nanti dengan para kiyai, para ustadz, yang muslim kita akan lakukan tausiyah agar, yah, disiramlah akhlaknya supaya berakhlak yang baik," tutup Yani.

Sebelumnya, Komisioner Ombudsman, Adrianus Meliala memaparkan hasil monitoring yang diekspos Ombudsman pada 15-17 November 2017. Hasil yang dipaparkan Jumat, (24/11/2017) lalu, menunjukkan masih adanya dugaan kongkalikong antara oknum Satpol PP, preman dan PKL.

Agar lapak dagangan PKL tidak dirazia, mereka diharuskan membayar sejumlah uang yang diduga disetorkan kepada aparat.

Adapun yang menjadi lokasi monitoring yakni Pasar Tanah Abang, Stasiun Tebet, Setiabudi Menara Imperium, Kawasan Jatinegara, Setiabudi, Perbanas, dan Kawasan Stasiun Manggarai.

Tag: