Baru Naik Tahta, Raja Charles III Terciduk Marah-marah karena Tinta Pena Bocor hingga Salah Tanggal

ERA.id - Penerus tahta mendiang Ratu Elizabeth II, Raja Charles III, terlihat kesal saat menghadapi serangkaian masalah-masalah kecil di hadapannya.

Baru-baru ini ia dinilai frustasi oleh pengamat yang juga mantan editor politik dari media Jewish Chronicle. Marcus Dysch berasumsi sang raja tak sanggup saat menghadapi persoalan tinta bocor hingga salah mengisi tanggal.

Ya, dilansir dari Theguardian, Rabu (14/9/2022), saat mengisi buku tamu di salah satu rangkaian acara pemakaman Ratu Elizabeth II di Kastil Hilsborough, Irlandia Utara, Selasa (13/9), pena yang dipakai Raja Charles III tintanya bocor.

"Astaga, aku sangat benci dengan pena ini," ucap kesal Raja Charles III.

Atas bocornya pena tersebut, Raja Charles III segera berdiri dan memberikan benda itu kepada sang Peraisuri yang ada di sampingnya, Camilla. Melihat tangan Raja Charles III yang berlumuran tinta, Camilla pun kaget sembari memegang pena tersebut.

"Lihat itu, tintanya mengalir kemana-mana," sahut Camilla.

Raja Charles III sangat kesal serta frustasi dengan kejadian pena yang bocor, akhirnya Permaisuri Camilla mendatangani buku tamu dengan pena yang baru.

Selain itu, beberapa saat sebelumnya, Raja Charles III juga salah menulis tanggal yang seharusnya 13 September, menjadi 12 September 2022.

"Apakah hari ini 12 September?" tanya Raja Charles III.

"13 September tuan" jawab ajudannya sambil melihat ke jam tangan.

"Astaga, aku salah menulis tanggal," ucap Raja Charles III.

Nah, dari peritilan-peritilan persoalan kecil itu, Marcus  berpendapat sang raja kelelahan. Ia berharap Raja Charles III bisa menyesuaikan diri dengan keadaan.

"Melihat berita tadi malam, saya berpikir, pasti Raja Charles III benar-benar kelelahan. Dia berumur 70 tahun dan sering berpergian dengan pesawat hampir setiap waktu. Jelas itu membuatnya frustasi. Kita berharap agar dia bisa menghilangkan frustasinya seiring berjalannya waktu," ucap Marcus.