Bela Najwa Shihab Soal Jangan Mau Ditakuti Polisi, Deddy Corbuzier: Nggak Spesifik Ngomongnya

ERA.id - Saat ini, sosok Najwa Shihab menjadi perbincangan publik. Sebab, sang jurnalis kondang menyindir pihak kepolisian dihadapan umum. Najwa Shihab meminta masyarakat Indonesia supaya tak mudah ditakut-takuti polisi.

Tak sedikit, netizen tak setuju dengan pernyataan netizen. Bahkan, Nikita Mirzani dan Sahabat Polisi tak setuju dan melontarkan sindiran pedas untuk Najwa Shihab. Namun, berbeda dengan Deddy Corbuzier yang justru tak menyalahkan pendapat perempuan kerap disapa Mbak Nana.

"Tapi, ini menarik kasus Najwa Shihab. Karena, Najwa Shihab mengatakan jangan mau ditakuti-takuti sama polisi. Menurut gue, dia enggak salah," ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier.

Bukan sindiran, suami Sabrinna Chairunnisa ini melontarkan pendapatnya dengan candaan. Tak hanya polisi, menurutnya satpam juga enggak boleh ditakut-takuti.

"Ya, kita sama tetangga aja enggak boleh ditakut-takutin. Jangankan sama polisi, sama satpam juga enggak boleh," jelasnya.

Deddy dan Boris (Foto: YouTube/Deddy Corbuzier)

Bapak anak satu ini merasa Najwa Shihab juga benar karena tak menyebutkan secara spesifik mengenai sindiran pedasnya tersebut.

"Nakut-nakutin kayak gitu, kan mba Nana enggak spesifik ngomongnya. Benar dong?" lanjutnya.

Dalam video yang beredar di media sosial, Najwa Shihab melontarkan sindiran pedas kepada polisi. Ia tak habis pikir dengan kasus Ferdy Sambo sudah berjalan 2 bulan, tetapi belum kunjung selesai.

"Jangan mau ditakut-takuti polisi. Suruh urus dulu tuh Ferdy Sambo," ujar Najwa Shihab, dikutip dari akun gosip Instagram @nyinyir_update_official.

Perempuan berusia 44 tahun ini berpesan kepada masyarakat Indonesia agar tak mudah ditakut-takuti oleh pihak kepolisian.

"Sepanjang kita tahu apa yang kita lakukan benar, kita tidak merugikan orang lain, jangan mau ditakut-takuti dengan pasal," paparnya.

Najwa Shihab

Najwa meminta masyarakat Indonesia agar mempelajari pasal-pasal dalam aturan hukum supaya tak gampang ditakut-takuti.

"Kita juga bisa belajar pasal-pasal, kita juga tahu apa hak-hak kita sebagai warga negara kalau tidak tahu cari tahu, jadi jangan mau gampang ditakut-takuti," jelasnya.