Apa Itu Aquaplaning? Berikut Bahaya dan Cara Mencegahnya, Antisipasi Musim Hujan

ERA.id - Dalam dunia otomotif, Anda akan menemukan istilah aquaplaning. Apakah Anda sudah memahami apa maksud dari istilah ini?

Ilustrasi Foto via Antara

Istilah ini populer dengan sebutan blong atau kendaraan yang kehilangan kendali. Situasi kehilangan kendali yang dimaksud biasanya terjadi ketika hujan turun.

Jika kondisi ini tidak disiasati dengan benar, tentunya akan mengakibatkan risiko yang fatal saat berkendara. Oleh sebab itu, situasi ini harus dicegah dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan kendaraan lebih rutin. Lantas, seberapa besar risiko aquaplaning tersebut dan bagaimana cara pencegahannya?

Apa yang Dimaksud dengan Aquaplaning?

Aquaplaning merupakan sebuah kondisi di mana kendaraan seperti mobil kehilangan daya cengkeram dan mengakibatkan kehilangan kendali. Istilah ini juga sering disebut dengan hydroplaning, yang disebabkan oleh genangan air karena hujan dan banjir.

Genangan air yang terlalu besar akan menjadikan mobil kesusahan dalam melaju dan berisiko tergelincir. Selain genangan air, aquaplaning juga dapat terjadi karena kondisi kendaraan yang tidak aman serta bobot kendaraan yang terlalu berat.

Penyebab dan Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Aquaplaning

Tidak hanya genangan air hujan, penyebab utama aquaplaning juga bisa dikarenakan air kendaraan lain yang lewat. Ketika mobil melintasi jalan yang licin karena berair, maka akan sangat berisiko jika Anda tidak berhati-hati.

Ban mobil akan sulit Anda kendalikan sehingga daya cengkramnya berkurang. Apalagi jika ban mobil sudah menipis. Risiko mengalami hydroplaning ketika hujan turun akan lebih besar. Sebab, ban yang tipis tidak memiliki kemampuan untuk memecah genangan air.

Genangan air yang terlalu besar akan menjadikan mobil kesulitan saat melaju atau bahkan tergelincir. Tidak hanya genangan air, aquaplaning juga dapat terjadi karena kondisi kendaraan yang tidak baik.

Faktor yang menyebabkan aquaplaning lainnya yaitu bobot mobil. Jika bobot mobil semakin ringan, maka mobil akan mudah terangkat saat melewati genangan air. Hal ini tentunya sangat membahayakan karena mobil tidak dapat dikendalikan dengan baik.

Cara Mencegah Aquaplaning

Jika mengalami aquaplaning, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah tetap tenang. Sebab, kepanikan hanya akan meningkatkan risiko. Berikut adalah cara mencegah dan mengatasi kondisi hydroplaning yang harus Anda pahami.

Pegang Setir Lurus

Langkah penting dalam penanganan ini yaitu pegang setir mobil dengan sigap dan lurus. Karena mengalami keadaan yang sulit dikendalikan, maka Anda harus standby untuk mengendalikan kendaraan saat melewati jalanan dengan genangan air.

Lakukan Pengereman Halus

Langkah selanjutnya adalah mengerem dengan baik dan halus. Agar tidak tergelincir, mobil yang melintasi jalan licin harus direm beberapa kali. Namun, pengereman yang dilakukan harus diperhatikan. Hindari menginjak rem terlalu dalam. Lakukan setiap pengereman dengan lembut.

Turunkan Pedal Gas Dengan Lembut

Selain melakukan pengereman, poin yang paling penting yaitu menekan dan menurunkan pedal gas dengan lembut. Saat melintasi jalanan dengan genangan air yang menghalangi, sebaiknya Anda mengurangi kecepatan mobil.

Kecepatan atau laju mobil pun harus Anda batasi. Apalagi jika berat mobil Anda tergolong ringan. Mempercepat laju kendaraan akan menambah risiko berkendara. Hal ini disebabkan tekanan air yang cukup besar lebih mudah mengangkat bodi mobil.

Cek Kondisi Ban

Hal lain yang juga harus diperhatikan yaitu ban mobil. Anda disarankan untuk memeriksa kondisi ban setiap akan melakukan perjalanan. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap kejadian yang tidak diinginkan seperti ban kempes, bocor, hingga aquaplaning.

Ban mobil menjadi komponen yang sangat perlu untuk dicek rutin. Jika permukaannya sudah menipis atau mengalami retak, disarankan untuk ganti dengan yang baru. Ban dengan kondisi baik akan mampu memberikan performa mobil yang juga baik dalam kondisi apa pun.

Matikan Mode Cruise Control

Saat ini, beberapa jenis kendaraan sudah didukung dengan fitur cruise control. Fitur ini berguna untuk mengendalikan kecepatan otomatis pada mobil. Mobil yang terdapat fitur ini dapat dijalankan dengan kecepatan stabil yang sudah diatur, sehingga pengemudi tidak perlu menginjak pedal gas sering-sering.

Jika mobil Anda terdapat fitur canggih ini, sebaiknya segera nonaktifkan fiturnya ketika melintasi kondisi jalan yang tidak aman. Pengaktifan mode cruise control akan sangat berisiko karena Anda tidak mengendalikan mobil sendiri.

Setelah fitur tersebut dimatikan, kendalikan mobil Anda dengan baik dan hati-hati. Perhatikan kondisi di sekitar jalan tersebut. Selain itu, kecepatan mobil juga harus dikurangi agar posisi mobil dapat stabil ketika berada di jalanan dengan genangan air.

Pastikan Wiper Mobil Bekerja dengan Baik

Poin penting lainnya yang harus diperhatikan yaitu komponen mobil  Anda. Komponen pertama yang akan dibahas kali ini adalah wiper mobil. Jika mengalami kondisi aquaplaning ketika berkendara, pastikan wiper mobil berfungsi dengan baik agar Anda mampu memperhatikan kondisi jalan dengan jelas.

Hujan yang deras akan menjadikan kaca mobil Anda buram karena air hujan. Oleh sebab itu, wiper mobil sangatlah berfungsi dan sebaiknya pakailah gigi rendah saja saat berjalan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kehilangan kendali serta memberi keamanan saat mobil melintasi jalan menurun atau jalan berbelok.

Demikianlah penjelasan mengenai aquaplaning beserta bahaya dan juga cara pencegahannya. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu mau tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…