Jokowi: Masjid Sheikh Zayed Jadi Simbol Persahabatan Rakyat Indonesia dan Uni Emirat Arab

ERA.id - Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo, Jawa Tengah, yang baru diresmikan Senin kemarin, dianggap sebagai simbol persaudaraan antara rakyat Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi di Nusa Dua, Bali, setelah menghadiri rangkaian acara menjelang KTT G20, sebagaimana diunggah di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/11/2022) malam.

Jokowi dan Presiden Uni Emriat Arab (UEA) Mohammed Bin Zayed Al Nahyan pada Senin pagi meresmikan Masjid Raya Sheikh Zayed di Gilingan, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah.

Peresmian masjid dilakukan di tengah-tengah padatnya agenda rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali.

Jokowi yang telah tiba lebih dulu di Jawa Tengah, menyambut langsung Mohammed Bin Zayed di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali pada Senin pagi, sebelum keduanya menaiki satu kendaraan VVIP yang sama untuk menuju Masjid Raya Sheikh Zayed.

Tampak mendampingi Jokowi saat menyambut Mohammed Bin Zayed adalah puteranya yang juga Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming.

Kemudian, Jokowi dan Mohammed Bin Zayed ​​​​​​​bertolak ke Masjid Raya Sheikh Zayed dari Boyolali untuk menandatangani prasasti dan menanam pohon sala sebagai bagian prosesi peresmian.

Menurut laman resmi surakarta.go.id, bangunan Masjid Raya Sheikh Zayed memiliki luas sekitar 8.000 meter persegi. Di dalamnya terdiri dari bangunan masjid, ruang VIP, perpustakaan seluas 20 meter persegi, dan basement yang digunakan untuk tempat wudhu putra dan putri.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan masjid dengan kapasitas 10.000 jamaah tersebut, akan menjadi pusat pengajaran Islam rahmatan lil 'aalamin di Kota Surakarta.

"Masjid Raya Sheikh Zayed akan menjadi simbol persahabatan dua negara Muslim terbesar di dunia," kata putra pertama Jokowi itu.