Profil Alim Markus Bos Maspion Group yang Diperiksa KPK

ERA.id - Alim Markus Bos Maspion Group diperiksa oleh KPK pada Rabu (24/5). Direktur Utama (Dirut) PT Indal Aluminium Industry tersebut datang gedung Merah Putih KPK bersama satu pengawalnya. Kabar ini pun membuat publik penasaran dengan profil Alim Markus salah satu konglomerat di Indonesia. 

Alim Markus dipanggil KPK ebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Pengusaha berusia 71 tahun menjalani pemeriksaan selama tiga jam lamanya. Pihak KPK menyampaikan bahwa Alim Markus diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. 

Saat ditanya oleh para awak media, Alim Markus tak memberikan jawaban. Ia hanya melempar senyum dan didampingi oleh pengawalnya. Lantas seperti apa profil Ali Markus bos Maspion Grup?

Profil Alim Markus

Alim Markus lahir pada 24 September 1951. Pria dengan nama Tionghoa ‘Lin Wen-guang’’ tersebut merupakan anak sulung dari Alim Husein. Alim Markus muda tidak mendapatkan pendidikan hingga jenjang tinggi. Ia hanya tamat SMP dan pilih membantu usaha ayahnya. 

Alim Markus (Istimewa)

Ayah Alim Markus, Alim Husein, merupakan seorang perantau dari China yang berlayar ke Indonesia. Ia menginjakkan kaki pertama kali di Pasuruan dan bertahan hidup dengan berjualan kain. Pada tahun 1965, Alim Husein bersama rekannya, Gunardi Go, mendirikan UD Logam Djawa yang menjadi cikal bakal perusahaan Maspion. 

Pada tahun 1971, Alim Husein membuka lini usaha baru menjual perabot rumah tangga dari bahan plastik. Di tahun yang sama, Alim Husein menunjuk Alim Markus untuk menjadi Dirut Maspion. Meski baru berusia muda berusia 20 tahun, tapi Ali Markus sudah berpengalaman dalam dunia bisnis. 

Rekam Jejak Alim Markus

Pengalaman bisnis Alim Markus didapat dari masa remajanya yang sering membantu ayahnya. Alim Markus sudah pernah menjadi cleaning servis, mengurus administrasi, keuangan, hingga bagian penjualan. Di bawah pengelolaan Alim Markus, perusahaan Maspion pun berkembang pesat. 

Alim Markus kemudian menggencarkan operasional bisnisnya dengan melakukan ekpansi di segala lini usaha. Perusahaan Maspion kemudian memiliki puluhan anak perusahaan dengan bisnis utamanya menjual produk rumah tangga, seperti termos, panci, kompor, kulkas, pompa air, kipas angin, dan sebagainya. 

Selain bergelut di dunia bisnis, Alim Markus juga pernah terlibat dalam urusan pemerintahan. Alim Markus pernah menjadi penasihat presiden masa kepemimpinan Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Berdasarkan situs perusahaan Indal Aluminium, Alim Markus disebut berhasil menamatkan studi non-gelar program eksekutif di National University of Singapore pada tahun 1990 dan Tsing Hua University di Beijing pada tahun 2010. 

Di kepemilikan di Maspion Group, Alim Markus juga memegang jabatan komisaris dan direktur di sejumlah perusahaan dalam kelompok usaha Maspion. Perusahaan tersebut di antaranya Direktur Utama di PT Maspion, PT Alumindo Light Metal Industry, Tbk dan PT Bumi Maspion, sebagai Komisaris Utama di PT Indal Steel Pipe, PT Maspion Energy Mitratama, dan PT Maspion Industrial Estate.

Demikianlah profil Alim Markus bos Maspion Group yang diperiksa KPK. Keluarga Alim Markus tercatat masuk dalam 100 orang terkaya di Indonesia. Saat ini Alim Markus aktif sebagai Ketua Indonesia China Business Council (ICBC).

Ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu mau tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…