Akui Anak Ketiganya Idap Autisme, Tangis Istri Dokter Richard Lee: Hadiah dari Tuhan Supaya Bisa Memaknai Hidup

ERA.id - Dokter Richard Lee memberikan pernyataan mengejutkan. Ia mengakui anak ketiganya, Kenzo yang kini berusia empat tahun mengidap autisme.  

Dokter Richard Lee menegaskan dirinya tidak berusaha untuk menutupi kondisi Kenzo yang mengidap autisme. Ia membuat klarifikasi lantaran banyaknya kabar yang simpang siur. 

"Apakah anak ketiga saya autis? Jadi memang benar, anak ketiga saya autis. Sebenarnya nggak ada keinginan untuk menutup-nutupi atau cerita, tapi sudah viral kemana-mana, maka saya harus klarifikasi," kata Dokter Richard Lee, dikutip dari akun Instagram @lambe__danu.

Dokter Richard Lee, istri dan anak (Foto: Instagram/@lambe__danu)

Dokter Richard Lee sengaja menutupi kondisi anaknya yang autisme karena merasa masalah keluarga dan tidak ingin jadi konsumsi publik. Ia berencana akan membeberkan kondisi putranya jika sudah dinyatakan sembuh.

"Ada beberapa hal yang harus saya klarifikasi. Pertama, saya tidak mau menutupi ini karena malu atau aib, tapi karena beberapa masalah pribadi keluarga saya. Bukan ranah publik dan ini ranah privasi, jadi nggak pengin terlalu diumbar. Meskipun kami ada pembicaraan berdua kalau nanti Kenzo sembuh, kita akan share," jelasnya.

Pria yang pernah berseteru dengan Kartika Putri ini kelepasan membahas putranya saat membuat konten dengan Inge Anugrah. Diketahui, Inge merupakan lulusan S2 Australia jurusan Pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus.

"Yang kedua kemarin itu kan sengaja cerita sama Inge. Karena, terkejut Inge S2-nya di bidang anak kebutuhan khusus, sehingga saya teringat anak saya. Menurut saya, orangtua yang dititipkan anak yang punya kebutuhan khusus itu orangtua yang luar biasa," kata Dokter Richard Lee.

Sedangkan istri Dokter Richard Lee, Reni Effendi mengatakan banyak netizen melihat kehidupan keluarganya sempurna. Ia menyadari setiap keluarga mempunyai kekurangan masing-masing. 

"Ya aku rasa sih di setiap keluarga pasti ada tidak perfect-nya lah ya. Nah, kebetulan kita dikasihnya anak yang berkebutuhan khusus, ya itulah kekurangan kita. Tapi, aku nggak menganggap itu sebagai kekurangan. Mungkin itu hadiah dari Tuhan supaya kami bisa memaknai hidup ini," ucap Reni Effendi.

Pemilik Klinik Kecantikan Athena ini mengatakan lewat video ini, ia akan membagikan ceritanya agar bisa menginspirasi orang lain. 

"Mungkin lewat video ini kita juga bisa share ke teman-teman semuanya bisa kasih inspirasi ke teman-teman semuanya bisa saling menguatkan satu sama lain. Karena kan kita lebih dikenal orang dan juga kalau misalnya Kenzo-nya sembuh pasti ada jalannya nanti jadi lebih baik," tutur Dokter Richard Lee.

Sementara itu, Reni Effendi sadar anaknya memiliki kekurangan sejak usia 1,5 tahun. Sembari menangis, ia mengaku sudah membawa anaknya ke terapis hingga dokter.

"Kenzo lahirnya normal. Anak pertama lahir normal, anak kedua lahir normal dan anak ketiga lahir normal, tidak ada masalah dalam kandungan atau kelahiran. Sampai akhirnya di tahun ketiga dia ulang tahun, dia belum bisa berbicara," kata Dokter Richard Lee.

"Sebenarnya aku sudah tahu dari umur 1,5 tahun. Sudah dibawa juga ke dokter dan sudah diterapi dari umur dua tahun, tapi memang tidak ada kemajuan. Ya aku cuma mungkin di Indonesia ini terapi untuk anak kebutuhan khusus sulit," ucap Reni Effendi sembari menangis.

"Apalagi di daerah kayak Palembang, terapis yang berkualitas kesulitan juga." timpal Dokter Richard Lee.