Masyarakat Banyak Offline Revenge, Begini Kondisi Pesanan Online di Masa Endemi

ERA.id - Setelah memasuki masa endemi, masyarakat Indonesia banyak melakukan offline revenge atau melakukan berbagai kegiatan di luar rumah. Ternyata perubahan ini berpengaruh pada kebiasaan masyarakat yang sebelumnya sering memesan kebutuhan secara online saat pandemi COVID-19 berlangsung.

Pesanan online beberapa saat sempat menurun ketika masa endemi sudah ditetapkan oleh pemerintah. Namun, hal ini tidak berlangsung lama karena masyarakat tetap kembali banyak melakukan pesanan online karena dinilai lebih praktis.

"Sekarang pada masa endemi sudah normal gitu, semua memang offline revenge, semua orang pada keluar," ungkap President Unit Bisnis On-Demand Services GoTo (Gojek), Catherine Hindra, saat acara Gojek Serukan Semangat Khas Indonesia #PastiAdaJalan Lewat Inovasi Layanan Hemat, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (10/8/2023).

"Tapi kita melihat ternyata online itu nggak pernah turun, cuma sebentar doang. Itu tumbuh lagi karena masyarakatnya juga," tambahnya.

Pemesanan online yang stabil juga dirasakan oleh restoran Ayam Bakar & Soto Betawi Ibu Titin. Restoran ini tidak mengalami penurunan penjualan online meskipun masa pandemi sudah berakhir belakangan ini.

"Nggak ada perubahan besar ya. Setelah pandemi ini pembelian online itu nggak menurun. Karena kita atau masyarakat juga sudah terbiasa untuk membeli online ya. Pesanan online jadi tetap jalan juga dengan baik," jelas Ida, perwakilan restoran tersebut.

Pesanan online juga diharapkan untuk semakin berkembang dengan layanan baru yang diluncurkan oleh Gojek, yakni Layanan Hemat. Ini memberikan diskon bagi pelanggan yang bisa dinikmati.

Pengguna bisa menikmati GoFood Mode Hemat yang memberikan jaminan ongkir murah (Rp3.000 hingga Rp5.000 sesuai wilayah) untuk pesanan restoran terdekat. Pengguna juga bisa menggunakan GoCar Hemat dengan harga lebih ekonomis.