Joe Biden Telepon PM Netanyahu Minta Klarifikasi Serangan Rumah Sakit Gaza: Saya Marah dan Sedih

ERA.id - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, marah atas serangan rumah sakit di Gaza, Selasa (17/10/2023) waktu setempat. Biden langsung menelepon Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk meminta klarifikasi serangan tersebut. 

Lewat cuitannya di X atau Twitter, Joe Biden mengutuk keras serangan bombardir Sakit Baptis Al-Ahli di Gaza yang menewaskan sedikitnya 500 orang. 

“Saya marah dan sangat sedih atas ledakan di rumah sakit Al Ahli Arab di Gaza, dan banyaknya korban jiwa yang diakibatkannya,” tulis Biden di X. 

Setelah mengetahui aksi pengeboman itu, Biden langsung menghubungi PM Netanyahu dan juga Raja Abdullah II dari Yordania. Dia meminta klarifikasi atas insiden yang terjadi. 

“Segera setelah mendengar berita ini, saya berbicara dengan Raja Abdullah II dari Yordania, dan Perdana Menteri Netanyahu dari Israel dan telah mengarahkan tim keamanan nasional saya untuk terus mengumpulkan informasi tentang apa yang sebenarnya terjadi,” tegasnya.

Lebih lanjut, presiden berusia 80 tahun itu berduka atas ratusan jiwa yang melayang akibat serangan tersebut. 

“Amerika Serikat dengan tegas mendukung perlindungan kehidupan warga sipil selama konflik dan kami berduka atas para pasien, staf medis, dan orang tak berdosa lainnya yang terbunuh atau terluka dalam tragedi ini,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan sedikitnya 500 orang tewas setelah Israel meluncurkan roket ke Rumah Sakit Baptis Al-Ahli. Jumlah ini bertambah dari sebelumnya yang dikonfirmasi sebanyak 200 hingga 300 korban jiwa. 

Namun Israel membantah sudah menyerang rumah sakit di Gaza. Israel justru menuduh serangan itu dilakukan oleh kelompok militan Islam.