Tips Performa Mobil Tetap Terjaga Meskipun Cuaca Panas Melanda

ERA.id - Saat ini, beberapa wilayah di Indonesia masih dilanda musim kemarau. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa musim kemarau tahun 2023 ini menjadi musim kemarau yang panjang, karena akan terjadi sampai bulan Oktober.

Cuaca yang panas berdampak pada produktivitas manusia, membuat sebagian orang lebih memilih menggunakan kendaraan roda empat sebagai penunjang kegiatannya, terutama dalam bepergian jarak jauh. Namun, perlu diketahui bagi para pengendara mobil, bahwa suhu tinggi dan paparan sinar matahari yang intens dapat mempengaruhi kondisi dan performa kendaraan. Hankook Tire berbagi tips bagi sejumlah komponen kendaraan yang harus diperhatikan untuk menjaga performa mobil saat musim panas.

1. Pendingin Mesin

Saat musim panas, suhu di luar cukup tinggi, seperti di wilayah Jabodetabek, Stasiun Klimatologi Banten mencatat suhu mencapai 35,4 derajat Celsius. Hal ini akan memicu sistem pendingin mobil bekerja lebih berat. Jika sistem pendingin tidak bekerja dengan optimal, maka akan memicu overheating pada mobil yang berdampak buruk bagi keselamatan pengendara. Maka dari itu, sangat penting untuk memeriksa volume cairan pendingin guna memastikan tidak ada kebocoran, tutup radiator aman, dan kipas pendingin bekerja dengan baik.

2. Oli Mesin

Ketika suhu di luar tinggi, suhu mesin pun ikut meningkat, yang menyebabkan proses kerja mesin kendaraan akan semakin berat dan membutuhkan bahan bakar lebih banyak. Jika warna oli sudah hitam pekat, akselerasi mesin mulai berat, dan suara mesin terdengar kasar, maka oli harus segera diganti. Umumnya, oli harus diganti jika jarak tempuh mobil bertambah kelipatan 10.000 KM atau setiap interval 3-6 bulan sekali.

3. Filter Udara

Di dalam mobil terdapat filter udara untuk mencegah kotoran, debu, atau bahkan serangga masuk ke mesin supaya kotoran tersebut tidak tercampur ke bahan bakar. Saat musim panas, udara akan menjadi kotor karena debu, maka kondisi filter udara pada mobil perlu diperhatikan, karena jika filter udara mobil kotor dan tersumbat, performa mesin dapat menurun dan tidak responsif.

4. Ban Mobil

Ban merupakan bagian dari rangkaian kendaraan yang memiliki peran cukup vital, berfungsi sebagai stir dan kontrol arah kendaraan, pengereman dan gaya dorong, peredam guncangan, kestabilan, serta menahan beban kendaraan. Maka memeriksa kondisi ban juga merupakan hal yang sangat penting karena berhubungan langsung dengan permukaan jalan. Ketika bergerak, ban akan menghasilkan gesekan dengan permukaan jalan. Gesekan menghasilkan panas, dan pada saat musim panas, ban lebih rentan mengalami keausan bahkan akibat yang buruk bisa meledak. Pada situasi ini, pastikan tekanan angin ban tidak kurang atau berlebih, karena hal ini akan membuat gesekan antara jalan dan ban, yang dapat mengakibatkan kendaraan kehilangan keseimbangan dan berisiko terhadap keselamatan.

National Sales Manager PCR (Passenger Car Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono menjelaskan, “Suhu yang tinggi membuat ban akan lebih panas dari biasanya, jika Anda memiliki mobilitas yang tinggi, sangat penting untuk memperhatikan kondisi ban, dengan melakukan pemeriksaan secara rutin. Selain itu, hindari juga menyimpan kendaraan di tempat yang terpapar sinar matahari secara langsung dalam waktu yang lama, karena hal ini akan menyebabkan komponen karet pada mobil, seperti karet wipers, karet pintu mobil, dan ban akan lebih cepat mengalami keausan,” jelas Apri