Panglima TNI Mutasi dan Promosi 36 Perwira Tinggi

ERA.id - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono melakukan mutasi, rotasi, dan promosi 36 perwira tinggi, di antaranya untuk jabatan wakil kepala Staf TNI Angkatan Laut (wakasal) dan panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (pangkogabwilhan) I.

Dikutip dari Antara, kebijakan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/1223/X/2023 yang diteken Laksamana Yudo di Jakarta, Kamis (26/10), sebagaimana dibenarkan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana TNI Julius Widjojono di Jakarta, Jumat.

Dalam SK itu, Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, yang semula menjabat sebagai pangkogabwilhan I, saat ini mengemban amanah sebagai wakasal.

Kemudian, Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, yang semula menjabat wakasal, menjadi perwira tinggi Markas Besar TNI AL (Mabesal) dalam rangka pensiun.

Selanjutnya, posisi pangkogabwilhan I diisi oleh Laksda TNI Agus Hariadi yang sebelumnya menjabat sebagai staf khusus kepala Staf TNI AL.

Dari jajaran TNI Angkatan Darat (AD), jabatan strategis yang mengalami perubahan, antara lain kepala Pusat Kesehatan (kapuskes) TNI yang kini diisi oleh Brigjen TNI dr. Yenny Purnama.

Jabatan Yenny sebelumnya, yaitu sebagai direktur umum RSPAD Gatot Soebroto, kini diisi oleh Kolonel Ckm dr. Jursal Harun.

Lalu, Mayjen TNI dr. Guntoro, yang sebelumnya menjabat kapuskes TNI, menjadi perwira tinggi Mabes TNI AD (Mabesad) dalam rangka pensiun.

Dalam SK yang sama, Brigjen TNI Moh. Naudi Nurdika mendapat promosi jabatan sebagai komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (danpussenarmed) TNI AD menggantikan Mayjen TNI Yudhy Chandra Jaya yang kembali ke Mabesad dalam rangka pensiun.

Berikutnya, Brigjen TNI Moh. Naudi sebelumnya, Komandan Korem (Danrem) 044/Garuda Dempo di Palembang, Sumatra Selatan, pun diisi oleh Kolonel Inf. Muhammad Thohir.

Inf. Zainul Bahar, sebagaimana tertuang dalam SK yang sama, saat ini menjabat sebagai danrem 072/Pamungkas di Yogyakarta, serta Brigjen TNI Joko Purnomo, yang sebelumnya menjabat danrem, bertugas sebagai perwira staf ahli kepala Staf TNI AD (kasad).

Dari jajaran TNI Angkatan Udara, Yudo juga melakukan mutasi terhadap Marsekal Pertama TNI Danang Setyabudi dari jabatan sebelumnya sebagai direktur Sarana dan Prasarana Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Danang kini bertugas sebagai staf khusus kepala Staf TNI AU.

Untuk diketahui, Danang merupakan salah satu saksi yang diperiksa oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI dalam penyidikan kasus suap di Basarnas yang menjerat eks kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi.

Posisi Danang di Basarnas pun digantikan oleh Kolonel Kal A. R. Alkaf Widija, yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Dinas Pengadaan TNI AU (sesdisadaau).

Kemudian, Marsekal Pertama TNI Talawide, yang sebelumnya menjadi staf khusus kasau, kini mengemban amanah sebagai wakil Komandan Komando Pemeliharaan Materiil TNI AU (wadan Koharmatau), yang sebelumnya diisi oleh Marsma TNI Joseph Rizki P.

Joseph kini ditugaskan menjadi tenaga ahli pengajar Bidang Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI. Serah terima jabatan di Lemhannas masih menunggu keputusan presiden (keppres).

Selanjutnya, Marsekal Muda TNI Kustono, yang sebelumnya menjadi tenaga ahli bidang hankam di Lemhannas, mengisi posisi sebagai asisten Komunikasi Elektronika (askomlek) Panglima TNI, yang sebelumnya dijabat oleh Marsda TNI Sri Pulung Dwatmastu.

Sri Pulung Dwatmastu kini menjadi perwira tinggi Mabes TNI AU dalam rangka pensiun.