Bahas Konflik Hamas dan Israel, Angelina Jolie Tuai Kritik Pedas

ERA.id - Angelina Jolie menuai kritikan pedas dari netizen usai bahas konflik yang pecah antara Hamas dan Isarel, yang turut melibatkan Palestina. Kritikan diberikan netizen di kolom komentar Instagram Agenlina Jolie.

Pada unggahannya, Angelina Jolie mengatakan bahwa ia menyayangkan serangan terhadap Israel, yang disebutnya sebagai serangan teroris. Ia menyoroti banyaknya korban jiwa berjatuhan akibat serangan tersebut.

"Seperti jutaan orang di seluruh dunia, saya menghabiskan beberapa minggu merasa muak dan marah dengan serangan teroris di Israel. Ada sangat banyak kematian warga sipil tak bersalah, dan bertanya-tanya bagaimana cara terbaik memberikan bantuan," tulis Angelina Jolie.

Meski menyayangkan Israel diserang yang disebutnya aksi teror, Angelina Jolie juga tidak membenarkan pengeboman di Jalur Gaza. Terlebih warga yang tinggal di kawasan tersebut tak bisa mengevakuasi diri dan tidak memiliki akses untuk kebutuhan hidup saat ini.

"Apa yang terjadi di Israel itu aksi teror. Tapi itu tidak bisa membenarkan nyawa tak bersalah yang hilang dalam pengeboman populasi sipil di Gaza yang tidak bisa pergi, tidak ada akses untuk makan atau air, tidak ada kemungkinan evakuasi, bahkan pemenuhan hak asasi manusia untuk menyeberang perbatasan untuk cari perlindungan," jelasny.

Kemudian mantan istri Brad Pitt itu mengatakna bahwa ia sudah cukup lama bekerja di bidang kemanusiaan, yang baginya nyawa manusia paling penting. Ia mendesak untuk gencatan senjata segera direalisasikan.

"Kemanusiaan menuntut gencatan senjata segera. Nyawa warga Palestina dan Israel, dan nyawa semua orang secara global sama pentingnya," pungkas Angelina Jolie.

Pernyataan Angelina Jolie ini banyak menuai kritikan dari netizen. Artis berusia 48 tahun itu dinilai tidak tegas karena bersikap netral, dan diminta untuk menentukan dukungannya.

"20 tahun bekerja untuk pengungsi dan Anda masih belum menyebut ini genosida? Mengecewakan! #freepalestine," komentar netizen.

"Anda bermain aman, sangat kecewa denganmu," ucap yang lain.

"Anda tahu kebenarannya tetapi Anda memihak mereka? Edukasi dirimu sendiri! Sangat kecewa dengan pendirian Anda," sambung yang lainnya.