Kasus Ayah-Anak Tewas Membusuk di Rumah Jakut, Polisi: Keterangan Istri Korban Masih Absurd

ERA.id - Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan menyampaikan istri dari kasus ayah-anak, HR (50) dan AQ (2) yang tewas membusuk di dalam rumah di kawasan Koja, Jakarta Utara (Jakut), belum dapat dimintai keterangan karena penjelasannya selalu berubah-ubah.

"Ya kan jawabannya masih absurd ya," kata Gidion kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).

Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab HR dan AQ tewas. Pendalaman masih terus dilakukan.

Gidion pun menjelaskan istri korban masih trauma dan saat ini penyidik serta psikiatri sedang mencoba berkomunikasi dengannya.

"Ya campur aduk ganda gitu ya jadi pada pertanyaan yang normal tentang identitas itu wajar jawabannya. Tapi kalau sudah masuk ke pendalaman materi dia masih belum stabil," ujarnya.

Sebelumnya, polisi mengambil sejumlah sampel cairan saat melakukan olah TKP terkait kasus kematian HR dan balitanya yang tewas membusuk di dalam rumah di kawasan Koja, pada Selasa (31/10) kemarin.

"Tadi kami sudah sampaikan, beberapa sampel yang kami ambil di TKP ada bentuk cairan, kemudian sisa makanan, kemudian beberapa benda-benda yang kami anggap penting untuk dilakukan pemeriksaan secara laboratorium forensik," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Iverson Manossoh kepada wartawan, Selasa (31/10).

Iverson menjelaskan olah TKP ini melibatkan ahli histopatologi, ahli toksikologi forensik, dan ahli dari Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor).

Dia pun menambahkan tidak menutup kemungkinan olah TKP akan kembali dilakukan untuk mengungkap kasus ini.