Survei Poltracking Terbaru Elektabilitas Tiga Capres: Prabowo dan Anies Naik, Ganjar Turun

ERA.id - Poltracking Indonesia merilis survei terbaru mengenai elektabilitas tiga calon presiden (capres) yang berlaga di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hasilnya, Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto menempati urutan teratas.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia mengungkapkan, elektabilitas Prabowo mencapai 39,8 persen. Sedangkan Ganjar Pranowo mencapai 30,5 persen, dan Anies Baswedan sebesat 25,2 persen.

"Ini adalah temuan terkait dengan simulasi tunggal. Prabowo Subianto 39,8 persen, Ganjar Pranowo 30,5 persen, Anies Baswedan 25,2 persen," ujar Hanta dalam rilis lembaga surveinya secara daring, Jumat (10/11/2023).

Lalu pada simulasi surat suara, responden poltracking Indonesia kembali menempatkan Prabowo diurtan teratas dengan perolehan suara mencapai 41,7 persen. Sedangkan Ganjar Pranowo menempati urutan kedua namun tertinggal 10 poim, yaitu dengan perolehan suara 31 persen.

Sementara Bacapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan perolehan suaranya paling rendah dengan hasil 25,7 persen.

Hanta menjelaskan, jika dilihat dari tren elektabilitas, Prabowo dan Anies cenderung mengalami kenaikan, sementara Ganjar justru mengalammi penurunan.

Elektabilitas Prabowo tercatat konsisten naik dalam satu tahun terakhir. Dalam dua survei terakhri Poltracking Indonesia, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra itu mencapai 2,8 persen. Dari 38,9 persen pada September 2023, menjadi 41,7 persen di November 2023.

Sementara Anies juga mengalami kenaikan hingga 5,8 persen. Dari 19,9 persen pada September 2023, menjadi 25,7 persen di November 2023.

"Anies Baswedan juga agak fluktuatif, tapi trennya dari Juni kemudian September, November, kenaikan Anies Baswedan relatif cukup tajam kenaikannya," ucapnya.

Sedangkan Ganjar elektabilitasnya fluktuatif dan mengalami penurunan dalam dua survei terakhir. Dari 37 persen pada September 2023, menjadi 31 persen pada survei November 2023.

"Ganjar ada fluktuasi kalau kita lihat. Tapi terakhir, dari September ke November, dua pulan terakhir ada penurunan. Dari 37 persen menjadi 31 persen, jadi ada turun sekitar enam persen," ucap Hanta.

Poltracking menggelar survei tatap muka pada 29 Oktober-3 November 2023. Survei menggunakan metode pengambilan sampel multistage random sampling dengan jumlah 1220 responden. Survei memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen