Ganjar Enggan Dipayungi Saat Makassar Diguyur Hujan, Bikin Danny Pomanto Kepincut

ERA.id - Calon Presiden Ganjar Pranowo menghadiri pengukuhan ratusan orang Tim Pemenangan Daerah (TPD) dan Tim Pemenangan Kabupaten Kota (TPK) di Monumen MNEK di kawasan reklamasi Centre Point of Indonesia (CPI) Makassar, Sulawesi Selatan.

"Saya titipkan, siapkan data dengan baik, ajak masyarakat untuk memilih dengan baik. Sampaikan pesan-pesan visi-misi program dengan baik, tidak perlu mencemooh orang lain serta pastikan kita semuanya melakukannya dengan baik," ujar Ganjar di Makassar, Sabtu malam.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga mengingatkan kepada TPD, TPK, partai politik pengusung termasuk relawan tidak boleh melanggar aturan, tapi ikut mengawasi terjadinya pelanggaran Pemilu dan laporkan.

"Kalau seandainya ada yang melanggar, sampaikan, dan tentu kita sendiri tidak boleh melanggar. Kita semua akan berjuang bersama. Saya bersama pak Mahfud selalu bersama dengan kawan-kawan semua. Kami berdua tidak ada apa-apanya tanpa bapak dan ibu sekalian serta rakyat Indonesia," tuturnya menegaskan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Penasihat TPD Ganjar-Mahfud Sulsel, Moh Ramdhan Pomanto, menyampaikan bahwa Kota Makassar akan menjadi basis perjuangan Capres dan Cawapres Ganjar-Mahfud.

Ia pun mengapresiasi kehadiran Ganjar dalam deklarasi itu walau dalam keadaan hujan gerimis. "Hujan tadi beliau tidak dipayungi, tapi mau bersama-sama dengan kita. Sama rasa sama rata. Itulah dasar kita berjuang untuk beliau (Ganjar) inilah kecintaan kita dan terbukti malam hari ini," kata pria disapa akrab Danny Pomanto ini kepada wartawan setelah deklarasi usai.

Ia pun memberikan wejangan kepada para TPD dan TPK se Sulsel untuk bekerja semaksimal mungkin mengkampanyekan Ganjar-Mahfud kepada masyarakat Sulsel, sebab bila dihitung waktu tersisa hanya 75 hari sebelum pencoblosan Pemilu Pilpres, Pileg pada 14 Februari 2024.

Sebelum menghadiri pengukuhan, Ganjar Pranowo menyempatkan mengunjungi Kabupaten Tana Toraja, serta Kota Palopo. Di Tana Toraja, Ganjar membawakan kuliah umum di Universitas Kristen Indonesia Toraja serta bertemu pengurus Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja. Sedangkan di Kota Palopo, Ganjar diberikan gelar kehormatan oleh Kedatuan Luwu.