Israel Klaim Temukan 800 Jaringan Terowongan Hamas, Sudah Dihancurkan 500 Jalur

ERA.id - Pasukan militer Isreal mengaku telah menemukan 800 lubang yang mengarah ke jaringan terowongan dan bunker bawah tanah Hamas. Israel juga mengaku sudah menghancurkan lebih dari setengah jaringan terowongan tersebut.

Dalam pernyataan resminya, IDF mengkalim bahwa terowongan yang dibangun Hamas itu terletak di kawasan sipil, seperti sekolah hingga masjid.

"Poros terowongan terletak di kawasan sipil, banyak di antaranya berada di dekat atau di dalam bangunan dan bangunan sipil, seperti sekolah, taman kanak-kanak, masjid, dan taman bermain,” kata IDF, dikutip Reuters, Senin (4/12/2023).

Dari sekitar 800 terowongan yang ditemukan, kata militer, 500 di antaranya telah dihancurkan dengan menggunakan berbagai metode operasional, termasuk dengan “peledakaan dan penutupan”. Ia menambahkan bahwa “berkilo-kilometer” rute terowongan utama juga telah hancur.

Pernyataan tersebut, yang merangkum operasi anti-terowongan sejauh ini, merupakan tindak lanjut dari pemberitaan hampir setiap hari di media oleh tentara yang mengatakan bahwa mereka menemukan lubang akses di lokasi sipil.

Korban sipil dalam perang ini semakin mengkhawatirkan negara-negara dunia. Washington mendesak Israel untuk berhati-hati pada hari Sabtu.

Sebelumnya, Hamas mengatakan mereka memiliki terowongan sepanjang ratusan kilometer sebelum konflik terjadi di Jalur Gaza. Terowongan itu dinilai memiliki ukuran yang sebanding dengan sistem kereta bawah tanah New York. Jaringan terowongan itu disebut untuk melindungi dan berfungsi sebagai basis operasional.