Seberapa Efektif Kondom dalam Mencegah HIV?

ERA.id - Kondom merupakan alat kontrasepsi yang cukup mudah ditemui. 

Kegunaannya berfungsi untuk mencegah penularan penyakit kelamin, seperti HIV. Namun, seberapa efektifkah penggunaan kondom untuk mencegah HIV? 

dr. Imran Pambudi, MPHM, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Kementerian Kesehatan RI  mengatakan kondom yang digunakan secara benar mampu mencegah penularan virus HIV secara efektif. 

dr. Imran menyebut pemakaian kondom yang tepat akan mengurangi risiko penularan HIV sebanyak 60 hingga 70 persen. Hal ini diungkapkan dr. Imran dalam acara 'Xplorasi Mesra Sutra'.

"Setiap bulan ada 40 ribu kasus di Indonesia. Kasus ini yang sebagian besar disebabkan dari seks. Ternyata menggunakan kondom bisa mencegah HIV sebesar 60-70 persen," jelas dr. Imran, saat ditemui di Jl. Prof. DR. Satrio, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (20/2/2024).

Konferensi pers Sutra (Foto: Era.id/Adelia)

Di sisi lain, penggunaan kondom juga lebih sehat dan higienis. Menggunakan kondom dapat membuat hubungan intim menjadi lebih bersih dan lebih aman.

"Asal dipergunakan secara benar. Bahaya kalau tidak benar atau tidak pada tempatnya ya. Menariknya kelompok kunci terkena HIV lebih dari 50 persen karena menggunakan kondom," beber dr. Imran.

Tak heran, kondom menjadi alat kontrasepsi yang banyak digunakan. Sebab, alat kontrasepsi ini paling mudah untuk dibeli. Bila digunakan secara benar, kondom efektif melindungimu dan pasangan dari penyakit menular seksual.

"Kondom menjadi salah satunya proteksi membantu masyarakat yang awalnya segan menggunakan kondom akhirnya menggunakan kondom ini konteks pencegahan. Penyakit menular AIDS bisa dicegah dengan penggunaan kondom yang benar," jelas dr. Imran.

Selain itu, ia mengatakan kondom efektif mencegah kehamilan. Menurutnya, mengonsumsi pil KB belum tentu efektif. Sementara, penggunaan kondom dapat mencegah kehamilan hingga 97%.  

"Antisipasi KB memang tidak setinggi kita harapkan. Terlebih lagi, banyak yang menggunakan proteksi tapi tidak nyaman. Dengan adanya produk (kondom) ini sangat berproteksi." lanjut dr. Imran.