Dede Sunandar Kena Infeksi Paru Usai Gagal Lolos Pileg 2024, Kenali Penyebab dan Gejalanya

ERA.id - Komedian Dede Sunandar didiagnosa infeksi paru-paru usai gagal lolos Pemilu Legislatif (Pileg) 2024. Kondisi kesehatannya menjadi drop karena mengidap penyakit kronis. Penyakit paru-paru diidapnya ini membuatnya kesulitan bernapas. 

Dede Sunandar sempat dibanjiri kritikan netizen lantaran hanya mendapatkan 11 suara. Banyak netizen menyudutkan Dede Sunandar lantaran terlalu berani dan sembrono mencalonkan diri dalam Pileg 2024. 

Disisi lain, Dede Sunandar mengidap paru-paru lantaran gemar merokok. Kepada Melaney Ricardo, dokter sudah memperingatkannya agar tidak merokok lagi. Kini, dokter meminta Dede Sunandar untuk rajin mengonsumsi obat. 

"Sakit nih, engap, jalan engap. 'Padahal badan saya kurus, kok engap?', saya bilang gitu. Kata dokter, 'ini kayaknya sakit paru deh, infeksi paru', akhirnya saya berhenti," tuturnya, dikutip dari kanal YouTube Melaney Ricardo. 

Penyebab dan gejala infeksi paru-paru

Paru-paru merupakan organ penting dalam tubuh yang peran utamanya adalah mendukung sistem pernapasan. Tetapi, tak hanya sebatas itu, sebenarnya fungsi paru-paru cukup kompleks. Organ vital ini berperan dalam proses ekskresi atau pembuangan uap air dan karbondioksida.

Penyakit paru-paru bisa dibantu dengan menerima pengobatan sebelum mengancam jiwa. Dilansir dari laman Lung Foundation Australia, penyakit paru-paru bisa terjadi pada siapa pun karena berbagai faktor. 

Beberapa faktor itu adalah merokok, pernah merokok, sering terpapar asap rokok. Selain itu, bekerja atau bekerja dalam pekerjaan yang membuat kamu terpapar debu, gas, asap, atau bahan kimia. Tak hanya itu, seseorang mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit paru-paru.

Dilansir dari berbagai sumber, sejumlah penyebab yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami infeksi organ paru-paru adalah:

- Kebiasaan merokok atau sering terpapar asap rokok.

- Memiliki pekerjaan yang berisiko tinggi terpapar polusi udara.

- Memiliki riwayat alergi atau asma.

- Tinggal di lingkungan yang padat penduduk.

- Kelainan bentuk saluran pernapasan, seperti deviasi septum (kondisi ketika dinding pembatas antara kedua lubang hidung miring atau bengkok) atau polip hidung.

- Menderita GERD.

- Belum mendapatkan vaksinasi influenza dan vaksinasi pneumonia.

- Menderita kanker, terutama kanker darah.

- Memiliki sistem imun tubuh yang lemah, misalnya karena menderita HIV/AIDS atau mengonsumsi obat imunosupresan (obat yang digunakan untuk menekan kerja sistem kekebalan tubuh).

- Menjalani rawat inap di rumah sakit.

- Menggunakan ventilator dalam jangka panjang.

Gejala Infeksi Paru-Paru

Infeksi paru dapat menimbulkan gejala yang beragam, mulai dari gejala ringan hingga berat. Gejala yang muncul dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti usia, penyebab infeksi, serta kondisi kesehatan secara menyeluruh. Secara umum, gejala yang kerap dialami oleh penderita kondisi ini adalah:

- Batuk kering maupun berdahak.

- Mengi.

- Demam dan menggigil.

- Keringat dingin.

- Hidung tersumbat.

- Suara serak.

- Nyeri tenggorokan.

- Kelelahan.

- Sesak napas.