Menu Sahur untuk Penderita Asam Lambung agar Bebas dari Heartburn

ERA.id - Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan memang menuntut tubuh untuk beradaptasi dengan perubahan pola makan. Kemudian salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah menu sahur untuk penderita asam lambung.

Bagi penderita asam lambung, memilih menu sahur yang tepat sangatlah penting untuk menghindari berbagai gejala seperti heartburn, mual, dan kembung.

Mengonsumsi makanan yang salah saat sahur dapat memperparah kondisi asam lambung dan mengganggu aktivitas selama berpuasa. Melalui artikel ini akan dibahas beberapa rekomendasi menu bagi Anda penderita asam lambung.

Menu Sahur untuk Penderita Asam Lambung

Dilansir dari Masnad Health Clinic, terdapat menu sahur rekomendasi bagi penderita asam lambung, diantaranya karbo dari biji-bijian utuh, protein, buah, dan sayuran.

1. Karbohidrat Biji-bijian Utuh

Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh. Kemudian mengganti karbohidrat olahan dengan karbohidrat biji-bijian utuh dapat membantu Anda merasa berenergi lebih lama.

Karbohidrat dari biji-bijian utuh akan dipecah menjadi glukosa dalam darah lebih lambat, sehingga dapat melepaskan energi dalam waktu yang lebih lama. Dengan demikian, kadar gula darah Anda tidak naik turun dengan cepat (sangat penting bagi penderita diabetes yang berpuasa di siang hari).

Selain itu, karbohidrat dari biji-bijian utuh juga mengandung sumber serat larut dan tidak larut yang melewati sistem pencernaan Anda tanpa banyak berubah.

Jenis karbohidrat ini dapat membantu memperlambat pencernaan makanan (membuat Anda merasa kenyang lebih lama), serta meningkatkan bakteri usus Anda dan menambah massa dan cairan pada feses.

Karbohidrat biji-bijian juga dapat mengurangi risiko sembelit yang mengganggu dan sering muncul setiap Ramadan. Selain itu, serat larut juga membantu mengatur kadar kolesterol Anda.

2. Makanan Kaya Protein

Protein penting untuk membantu tubuh untuk membangun dan memperbaiki otot dan organ serta mengatur metabolisme.

Selain itu, protein juga sangat penting dalam membuat Anda kenyang sepanjang hari (umumnya meningkatkan rasa kenyang lebih dari karbohidrat dan lemak).

Namun penting untuk memilih sumber protein tanpa lemak atau rendah lemak serta protein nabati saat sahur, yang bertujuan untuk mengurangi asupan lemak jenuh yang berlebihan.

Pilihlah sumber protein yang baik termasuk daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan seperti kacang polong dan lentil, tahu, tempe, dan produk susu rendah lemak.

Pilihlah susu rendah lemak untuk sahur (unsplash)

3. Buah dan Sayuran

Dalam banyak budaya, buah dan sayuran sering dianggap sebagai pelengkap setiap makanan. Padahal, makanan ini (terutama sayuran) harusnya mengisi setidaknya setengah dari piring yang Anda setiap makan.

Perlu diketahui, buah dan sayuran tinggi serat dan kaya akan zat gizi mikro esensial yang dibutuhkan tubuh Anda untuk berfungsi. Sayuran umumnya juga rendah kalori dan memiliki kandungan air yang tinggi. Hal ini memungkinkan Anda makan lebih banyak untuk kenyang lebih lama.

Beberapa buah dan sayuran yang bisa dimakan saat sahur antara lain pisang, jeruk, kurma, mentimun, selada, dan tomat. Mengkonsumsi buah dan sayur dari berbagai warna juga dapat membantu Anda mendapatkan banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh dan membantu mengurangi peradangan selama puasa.

Selain menu sahur untuk penderita asam lambung, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…