Mark Carney Resmi Gantikan Justin Trudeau Jadi Perdana Menteri Kanada, Janji Bakal Lanjutkan Perang Dagang dengan AS

ERA.id - Mantan bankir sentral Mark Carney akan menggantikan Justin Trudeau sebagai perdana menteri Kanada. Penggantian itu dilakukan setelah Carney memenangkan pemilihan untuk pemimpin Partai Liberal.
Carney (59) memperoleh 86 persen suara yang diberikan untuk mengalahkan mantan Menteri Keuangan Chrystia Freeland dalam sebuah kontes yang diikuti oleh kurang lebih 152.000 anggota partai.
"Ada seseorang yang mencoba melemahkan ekonomi kita. Dia menyerang pekerja, keluarga, dan bisnis Kanada. Kita tidak bisa membiarkannya berhasil," kata Carney mengacu pada Trump, dikutip Reuters, Senin (10/3/2025).
"Ini tidak akan menjadi bisnis seperti biasa. Kita harus melakukan hal-hal yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya, dengan kecepatan yang tidak pernah kita duga sebelumnya," tambahnya.
Trudeau mengumumkan pada bulan Januari bahwa ia akan mengundurkan diri setelah lebih dari sembilan tahun berkuasa. Keputusan itu dilakukan karena tingkat penerimaan terhadapnya anjlok, yang memaksa Partai Liberal yang berkuasa untuk segera mengadakan pemilihan penggantinya.
Kemenangan Carney ini terjadi saat situasi Kanada mengalami perang dagang dengan AS dibawah kepemimpinan Donald Trump.
"Pemerintah saya akan mempertahankan tarif kami sampai orang Amerika menunjukkan rasa hormat kepada kami," kata Carney.
Kemenangan Carney menandai pertama kalinya orang luar tanpa latar belakang politik yang nyata menjadi perdana menteri Kanada. Ia mengatakan pengalamannya sebagai orang pertama yang menjabat sebagai gubernur dua bank sentral G7 - Kanada dan Inggris - berarti ia adalah kandidat terbaik untuk menghadapi Trump.
Prospek awal yang baru bagi Partai Liberal di bawah Carney, dikombinasikan dengan tarif Trump dan ejekannya yang berulang-ulang untuk mencaplok Kanada sebagai negara bagian AS ke-51, menyebabkan kebangkitan luar biasa bagi peruntungan Partai Liberal.
Carney secara hukum dapat menjabat sebagai perdana menteri tanpa kursi di DPR. Tetapi tradisi mengharuskannya untuk berusaha memenangkan kursi tersebut sesegera mungkin.