Zainal Arifin Mochtar Diteror, Kapolresta Yogya: Itu Bukan Polisi

ERA.id - Pada Jumat silam (2/1), Guru Besar Fakultas Hukum Tata Negara, Universitas Gadjah Mada, Zainal Arifin Mochtar atau Uceng, mengaku diteror orang yang mengaku polisi. Bukti itu diunggah di akun instagram miliknya.

"Baru aja masuk telepon ini. Ngaku dari Polresta Yogyakarta, meminta segera menghadap dan membawa KTP, jika tidak akan segera melakukan penangkapan," tulis Zainal dalam unggahannya.

Setelahnya, Polresta Yogyakarta memastikan teror telepon yang dialami Uceng merupakan penipuan dan bukan dilakukan anggota kepolisian.

"Setelah kita cek, ternyata alamat mereka itu di Cirebon. Jadi, bisa dikatakan itu yang menelepon profesor tersebut adalah penipuan, penipu," ujar Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Eva Guna Pandia di Yogyakarta, Rabu (7/1) kemarin.

Hingga kini, Pandia mengatakan pihaknya belum berkomunikasi langsung dengan Uceng. Meski demikian, Polresta Yogyakarta menyatakan akan segera berkoordinasi dengan yang bersangkutan untuk mendalami peristiwa tersebut.

"Sementara kita belum komunikasi dengan Prof Uceng. Nanti mungkin kita komunikasikan dengan beliau," ucapnya.

Pandia menambahkan Polresta Yogyakarta juga akan menindaklanjuti kasus tersebut. "Nanti kita segera koordinasikan dengan Prof Uceng tentunya, apa permasalahannya, teleponnya bagaimana, nanti akan kita tindak lanjuti," ujarnya.