Polemik Indonesia Masuk Board of Peace, Cak Imin Minta Publik Tak Berisik
ERA.id - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, meminta publik yang terus berdebat soal masuknya Indonesia ke dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) untuk tak berisik.
Ketua Umum PKB ini secara jelas mendukung langkah Prabowo masuk BoP, yang dianggapnya bertujuan mendorong bantuan-bantuan kemanusiaan untuk Palestina agar lebih tepat sasaran.
"BoP ataupun langkah-langkah diplomasi global yang dilakukan Presiden adalah langkah-langkah untuk memaksimalkan peran kita. Kalau bantuan kepada Gaza itu banyak terpotong atau terhambat, harus cari pintu-pintu untuk mendorong bantuan-bantuan itu bisa tepat sasaran dan bisa masuk. Tidak hanya mengandalkan bantuan yang diterjunkan dari pesawat, tapi bisa lebih leluasa untuk masuk ke Gaza," kata Menko PM Muhaimin Iskandar, Senin (9/3/2026).
Selain keanggotaan Indonesia di BoP, Cak Imin tak lupa menjunjung Prabowo yang gemar ke berbagai negara.
"BOP, (pertemuan) bilateral, multilateral, kunjungan Presiden ke berbagai negara, pulang dari New York, mampir ke berbagai negara adalah (untuk) membuka pintu seluas-luasnya untuk bantuan kita masuk ke Gaza dan Palestina pada umumnya. Karena ada indikasi bantuan yang kita bawa itu tidak sampai 30 persen yang sampai, yang lain terhambat," katanya.
Selain itu keanggotaan dalam BoP, lanjut dia, bertujuan menjaga kekuatan ekonomi nasional.
"Untuk menjaga kekuatan ekonomi nasional. Nomor satu adalah kepentingan nasional, sehingga industri kita tetap jalan, ekspor kita ke Amerika tetap surplus," kata Menko Muhaimin Iskandar.
"Sehingga jangan meributkan hal-hal yang strategis, karena itu semua ada tujuannya. Di dalam tujuan pelaksanaan diplomasi itu, karena tidak semua hal bisa disampaikan oleh Presiden. Tapi yang ingin saya sampaikan adalah agar produksi industri kita aman, agar kepentingan ekonomi nasional kita aman, agar kita bisa tetap membantu Gaza dan Palestina dengan lebih banyak lagi. Itulah yang kita lakukan," tandas Imin.