Airlangga Sebut Faktor Musim Haji Bikin Dolar Menguat dan Lemahkan Rupiah
ERA.id - Tingginya permintaan dolar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu faktor penekan nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp17.702 per dolar AS.
“Faktor global juga sangat mempengaruhi dan seperti yang saya sampaikan selama bulan ibadah haji ini kan demand terhadap dolar juga tinggi,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Selasa kemarin.
Menurut dia, kebutuhan dolar AS meningkat pada periode saat ini seiring aktivitas pembayaran dividen perusahaan setelah musim laporan keuangan tahunan. Hal itu diperparah dengan kenaikan harga minyak global imbas dari konflik AS dan Iran yang tak kunjung mereda.
Maka dari itu, ia memandang kombinasi tingginya permintaan dolar AS dan kenaikan harga minyak dunia menjadi tekanan eksternal yang kuat terhadap pergerakan rupiah.
“Sesudah laporan keuangan, pembayaran dividen itu kebanyakan juga di bulan-bulan ini. Jadi memang demand-nya sedang tinggi. Plus harga minyak masih naik,” jelasnya.
Airlangga berharap nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bisa kembali menguat di semester II.
Adapun nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Selasa melemah dari sebelumnya Rp17.668 per dolar AS.