Tampil Vulgar dan Berani, Elina Joerg Akui Sempat Takut dan Dihujat

ERA.idElina Joerg buka-bukaan terkait adegan vulgar yang dilakoninya dalam serial Love and 10 Million Dollars. Elina mengaku sempat takut saat menerima tawaran tersebut. 

Saat ditemui di acara penyerahan rekor Muri serial yang dibintanginya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Elina blak-blakan mengakui adanya ketakutan saat menerima serial Love and 10 Million Dollars ini. Namun di sisi lain, ia juga akan lebih selektif untuk memilih tawaran serupa.

"Sebenarnya aku takut sih, cuma ya aku juga akan selektif banget tentunya untuk milih series yang kayak gini-gini lagi gitu," ujar Elina. 

Aktris 26 tahun ini lantas menjelaskan bahwa selama syuting dirinya lebih dulu menjelaskan batasan-batasan untuk melakukan adegan vulgar. Ia juga selalu didampingi oleh coordinator intimasi selama adegan vulgar tersebut.

"Orang intimasi-nya itu tahu aku nggak suka dipegang di bagian mana, yang nggak boleh dipegang itu di bagian mana gitu. Pokoknya yang menurut aku itu nggak bisa jadi dihindari banget gitu," jelasnya.

Meski demikian, Elina juga mengungkap sejak tampil vulgar di serial Love and 10 Million Dollars ini dirinya banyak mendapat pesan di akun Instagram-nya. Berbagai pesan yang diterima itu termasuk hujatan yang tidak percaya Elina bisa mengambil peran vulgar.

"Mungkin awal aja sih yang kayak banyak banget yang DM aku yang menghujat aku kayak 'aduh aku nggak nyangka banget kayak Elina ternyata kayak gitu', tapi kan dia juga nggak tahu gimana di lokasi syuting gitu aku melakukan adegan itu gitu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Elina Joerg menekankan bahwa ia tidak jera untuk menerima adegan serupa di masa mendatang. Tetapi ia akan lebih selektif dalam memilih peran serupa.

“Kalau ditanya kapok atau nggak ya aku tergantung sama ceritanya juga kalau misalkan emang bagus dan memungkinkan aku main di situ aku akan ambil gitu tapi kalau misalkan nggak ya nggak,” pungkasnya.

Serial WeTV Indonesia dan Hitmaker Studios Love and 10 Million Dollars ini sukses meraih pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai karya orisinal Indonesia yang masuk ke jajaran trending di 34 negara secara bersamaan.