Awkarin dan Faisal Guyon Waton Minta Ubah Jadwal Pemeriksaan Kasus Hanania Travel

ERA.id - Pemengaruh media sosial Karin Novilda alias Awkarin kembali batal diperiksa oleh kepolisian terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan PT Hasanah Tama Internasional atau Hanania Travel. Karin meminta pergantian tanggal pemeriksaan menjadi pekan depan.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengatakan Karin Novilda meminta penundaan pemeriksaan sebagai saksi kasus Hanania Travel pekan depan. Karin seharusnya menjalankan pemeriksaan pada Senin, 15 Juni 2026. 

“Adapun Karin Novilda (KN), yang semula dijadwalkan pada hari Senin tanggal 15 Juni 2026, mengajukan pemundaan pemeriksaan menjadi hari Senin tanggal 29 Juni 2026,” ujar Andaru di Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).

Selain Awkarin, vokalis grup Guyon Waton Faisal Bagus Ibrahim juga meminta penundaan pemeriksaan tersebut. Sama seperti Karin, Faisal seharusnya diperiksa pada 15 Juni 2026.

“Sementara itu, Faisal Bagus Ibrahim (FBI) Fokalis Guyon Waton yang semula dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada 15 Juni 2026 menunda pemeriksaan hingga akhir bulan, dengan tanggal yang masih belum ditentukan,” jelas Andaru.

Awkarin diketahui sedang berada di Melbourne, Australia sejak beberapa waktu lalu. Penundaan ini diduga lantaran Karin belum tiba di Indonesia.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah meminta keterangan kepada sejumlah publik figur seperti Thariq Halilintar, Anwar BAB, Paula Verhouven, Aaliyah Massaid, Keanu Angelo, Cut Meyriska, Roger Danuarta, Anisa Rahma, Praz Teguh, Dara Arafah, Sarah Gibson hingga yang terbaru Davina Karamoy. 

Pemeriksaan ini dilakukan lantaran mereka sempat menjalin kerjasama dengan Hanania Travel sebagai pemengaruh media sosial. Dalam kasus ini, jumlah korban mencapai  1.286 orang dengan total kerugian mencapai Rp35.342.293.500.