Polisi Bener Meriah Telusuri Kasus Siswa SMA Viral yang Dianiaya dengan Sadis
ERA.id - Polres Bener Meriah, Aceh, menyelidiki kasus penganiayaan seorang pelajar SMA berusia 16 tahun di kabupaten setempat yang videonya viral di media sosial. Tampak korban berbaku pramuka dihajar dan kepalanya dibenturkan ke jalanan tanah yang berbatu.
“Kami memastikan laporan dan informasi yang berkembang di masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan profesional," kata Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, Minggu kemarin.
Dia mengatakan personel Satreskrim Polres Bener Meriah sedang menyelidiki dan telah meminta keterangan awal dari pihak terkait, serta mengamankan data informasi dan fakta yang diperlukan untuk mengungkap perkara itu.
Peristiwa penganiayaan terjadi pada Sabtu (22/8), di kawasan Kampung Burni Telong, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Mirisnya, penganiayaan tersebut dijadikan tontonan. Tak ada yang melerai.
Dari keterangan awal saksi, korban diduga mengalami kekerasan fisik setelah terlibat perselisihan dengan sejumlah pelajar lainnya. Peristiwa tersebut kemudian diketahui dan menjadi perhatian masyarakat setelah rekamannya beredar di media sosial.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan di RS Datu Beru Takengon, sehingga pemeriksaan terhadap korban dilakukan setelah kondisi kesehatannya membaik.
Aris menegaskan pihaknya merespons cepat setiap informasi yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan masyarakat, terlebih yang menyangkut anak.
"Dalam perkara ini, kami melakukan penyelidikan secara menyeluruh, memeriksa saksi-saksi, melengkapi alat bukti dan memproses perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap anak,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan identitas maupun rekaman yang dapat berdampak terhadap korban.