Antrean di SPBU dan Kelangkaan LPG Berpotensi Ganggu Ekonomi di Makassar

ERA.id - Antrean panjang di beberapa SPBU serta kelangkaan LPG di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, membuat banyak publik di media sosial mengeluh. DPRD Sulsel pun meminta pihak-pihak terkait mengatasi persoalan ini.

"Ada dugaan kelangkaan BBM dan elpiji 3 kilogram, ini harus segera ditangani. Jangan sampai masyarakat mengalami kesulitan," kata Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi atau Cicu, Senin kemarin.

Kalau tak cepat ditangani Pertamina, Cicu menduga masalah ini akan berdampak langsung terhadap aktivitas perekonomian. Wajar, kekurangan pasokan elpiji 3 kilogram membuat harganya melejit di tingkat pengecer dan praktis kenaikan itu dapat berpengaruh pada pelaku usaha kecil.  

Saat ini setiap hari, hampir di seluruh wilayah Sulawesi, terdapat antrean panjang kendaraan yang sebagian besar truk untuk membeli solar. Kondisi tersebut kerap membuat kemacetan lalu lintas.

Makanya diperlukan koordinasi antara Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota, Pertamina, agen, pangkalan hingga aparat penegak hukum guna memastikan stok BBM maupun elpiji 3 kilogram bersubsidi tersedia. Rencananya, DPRD Sulsel mengagendakan pertemuan dengan pihak terkait.

Sementara Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto turut merespons fenomena ini. Pihaknya masih menyelidiki dugaan praktik penyalahgunaan BBM maupun elpiji. "Apa ada mafia atau tidak ada mafia, nanti kita sampaikan kembali," tuturnya kepada wartawan.

Sebelumnya PT Pertamina Patra Niaga Region Sulawesi menyatakan pasokan BBM di wilayahnya aman, hanya saja butuh pengawasan semua pihak agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang menyalahgunakan BBM bersubsidi.