Lagu Ed Sheeran Kena 'Cekal', Bagaimana Nasib Konsernya?

Jakarta, era.id - Lagu Ed Sheeran, Shape Of You, masuk daftar lagu berbahasa Inggris yang dibatasi penayangannya oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat karena dianggap cabul. Penyanyi folk asal Inggris ini dijadwalkan menggelar konser di Indonesia pada 3 Mei mendatang. Apakah 'pencekalan' ini berimbas terhadap konser tersebut?

Seharusnya sih tidak perlu. Mengingat peraturan konyol itu hanya berlaku di Jawa Barat, salah satu provinsi di Indonesia. Bukan di seluruh provinsi. Tapi, jika Sheeran orangnya baperan bukan tidak mungkin hal itu bakal terjadi. 

Soalnya, Sheeran kena sindir penyanyi Bruno Mars di media sosial Twitter lantaran karyanya, Versace on the Floor, juga masuk ke dalam daftar lagu yang dibatasi penayangannya oleh KPID Jabar dan sejajar dengan lagu Sheeran tadi.

"Apa-apan ini! Saya tadinya populer di Indonesia! Lalu muncul @edsheeran dengan liriknya yang sakit, cabul, dan membuat kita semua kena cubit! Terima kasih Ed. Terima kasih banyak," kicaunya di akun @BrunoMars.

"'I'm in love with the shape of you (Saya mencintai bentukmu)?' Yang benar saja @edsheeran ? Kamu monster! & jangan buat saya mulai membahas 'Thinking Out Loud'. Kamu tidak punya malu?"

"Yang terkasih Indonesia, saya memberikanmu begitu banyak lagu hits 'Nothin On You', 'Just The Way You Are' & 'Treasure'. Jangan satukan saya dengan si penyimpang seksual itu."

Menanggapi hal ini. Salah satu jurnalis musik senior sekaligus manajer band Cokelat, Mudya Mustamin mengatakan, seharusnya konser Ed Sheeran tidak perlu batal jika promotor bisa menjelaskan dengan baik kepada manajemen sang artis perihal peraturan 'menggelikan' ini.

"(Itu kan KPI) Jabar doang... pasti promotornya bakal jelasin," kata Mudya, yang juga pernah mendatangkan band blues Amerika Serikat Maragold beberapa tahun lalu, melalui pesan singkat kepada era.id, Kamis (28/1).

Lalu bagaimana tanggapan Sheeran. Sampai saat ini sang penyanyi belum memberikan respons apapun. Semoga sih dia enggak ngambek dan membatalkan konsernya.

Mungkin lain ceritanya jika ada beberapa ormas yang berlatar agama tertentu menentang konser bertajuk Ed Sheeran Divide World Tour 2019 ini. Seperti yang pernah terjadi kepada Lady Gaga pada 2012 silam.

Konser Born This Way yang sedianya bakal digelar pada 3 Juni tersebut dibatalkan setelah promotor tidak mendapatkan izin dari kepolisian. Salah satu ormas yang paling keras menyuarakan penolakan terhadap konser ini adalah Forum Pembela Islam (FPI). 

Melalui ketua DPD-nya saat itu, Habib Salim Alatas, FPI tidak menginginkan Lady Gaga karena dia dikenal sebagai pemuja setan, penyeru seks bebas, lirik-lirik lagunya menyebarkan gaya hidup gay, lesbian dan transgender, dan juga karena busananya dinilai tidak mengikuti norma kesopanan.

Apa Kabar Despacito, Nile, dan Dangdut Pantura?

Okelah. Kalau soal Lady Gaga masih bisa kami pahami. Soalnya, China yang komunis saja menolak, para pemuda Kristen di Filipina juga menolak, pun demikian dengan Korea. 

Tapi menurut kami, ormas dan KPID Jabar seharusnya jangan setengah-setengah. Kalau mau memberantas lirik lagu yang dianggap bermuatan konten dewasa seharusnya mereka juga sudi meluangkan waktu untuk mendengarkan lagu-lagu berbahasa selain Inggris. Contohnya Despacito yang berbahasa Spanyol.

Lagu yang yang dibawakan Luis Fonzi feat. Daddy Yankee tidak masuk dalam 17 lagu yang dibatasi penayangannya oleh KPID Jawa Barat. Padahal, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, liriknya memuat ajakan untuk berhubungan seksual. Seperti ini:

Yes, you know that I've been looking at you for a while

I have to dance with you today

I saw, that your look was calling me

Show me the way that I'm going oh

You you are the magnet and I'm the metal

I'm getting closer and I'm setting up the plan

Just the thought of it accelerates the pulse

now I'm enjoying it more than usual

All my senses are asking for more

This must be taken without any trouble

Slowly

I want to breathe your neck slowly

Let me tell you things in your ears

So that you remember when you're not with me

Slowly

I want to strip you off with kisses slowly

Sign the walls of your labrynth

And make your whole body a manuscript

Turn it up turn it up..... turn it up, turn it up

I wanna see you dance

I wanna be your rhythm

I want you to show me

Your favourite places places places Places

Let me surpass your danger zones

To make you scream

And forget your name

If I ask you for a kiss , come give it to me

I know that you're thinking about it

I've been trying for some time

Mommy this is giving and giving it

You know that your heart with me makes you bom bom

You know that this baby is looking for my bom bom

Come test my mouth to see what it taste like to you

I want to see how much love do you have

I'm not in a hurry, I want to do the trip

Let's start slowly then wildly

Step by step, soft softly

We are going to get caught little by little

When you kiss me so skillfully

I think that you're malicious delicately

Step by step, soft softly

We're going to get caught, little by little

And it's just that this beauty is a puzzle

But to put it together here I have the pieces

Slowly

I wanna breathe your neck slowly

Let me whisper things into your ear

So that you remember if you're not with me

Slowly

I wanna strip you off with kisses slowly

Sign the walls of your laberinth

And make your whole body a manuscript

Turn it up

I wanna see you dance

I wanna be your rhythm

I want you to show me

Your favourite places

Let me surpass your danger zones

Till I make you scream

And forget your name

Slowly

We will do it on the beach in Puerto Rico

Till the waves scream dear lord

So that my seal stays with you

Step by step, soft softly

We're going to get caught little by little

I want you to show me

Your favourite places places places Places

Step by step, soft softly

We're going to get caught little by little

To make you scream (Fonsi)

And forget your name (DY)

Slowly 

 

Lebih jauh. Cobalah untuk mendengarkan musik metal, salah satunya lagu Kafir milik band death metal Amerika Serikat, Nile. Lirik lagunya jelas-jelas melecehkan salah satu agama, tapi mereka tetap manggung di perhelatan Hammersonic 2012 silam. Simak saja liriknya:

There is no god but god (Tidak ada Tuhan selain Allah)

There is no god but god (Tidak ada Tuhan selain Allah)

There is no god but the one true god (Tidak ada Tuhan selain Allah yang sejati)

There is no god but the hidden god (Tidak Ada Tuhan selain Allah yang tersembunyi)

There is no god (Tidak Ada Allah)

There is no god (Tidak Ada Allah)

Allah akhbar! ( Allah Maha Besar)

In the name of the unmerciful the unbenevolent (Dengan nama yang kejam tanpa belas kasih).

In the name of the lord of the worlds (Dengan nama penguasa dunia)

Owner of the day of judgement (Pemilik hari pembalasan)

Show us the path of those who earn anger (Tunjukkan kepada kami jalan orang-orang yang mencari murka)

And those who go astray (Dan orang-orang yang sesat).

As for the disbelievers (Adapun orang-orang kafir)

Whether thou warn them or warn them not (Apakah kamu memperingatkan mereka atau tidak memperingatkan mereka )

Is all one for them (Sama saja bagi mereka)

They believe not (Mereka tidak beriman)

And theirs is an awful doom (Dan bagi mereka adalah siksa yang berat)

Kafir!

O mankind (Hai Manusia)

Worship the god whom thou hast created (Sembahlah tuhan yang telah kamu ciptakan).

Who hast created thee (Yang menciptakan kamu)

And those who came before thee (Dan orang-orang yang datang sebelum kamu)

O mankind (Hai Manusia)

Thou sons of simian ancestors (kamu anak dari nenek moyang yang seperti kera).

Kalimat ini merupakan Teori Evolusi Charles Darwin yang menyatakan bahwa Manusia berasal dari Kera.

Guard yourself against the fire (Peliharalah dirimu dari api neraka).

Prepared for disbelievers (yang disiapkan bagi orang-orang kafir)

Whose fuel is of men and stones (yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu)

 

Yup, lirik adalah persepsi pendengarnya. Yang tahu maksud hanya penulisnya. Tapi, lirik lagu ini jelas bertentangan dengan beberapa ayat dalam kitab suci Alquran. Mulai dari lafaz "Basmallah" yang dipelesetkan, surat Al-Fatihah, surat Al Baqarah dan At Tahrim, dan dua kalimat syahadat yang dipotong dan dimodifikasi, dan bahkan dengan terang-terangan menampilkan lafaz syahadat dalam bahasa aslinya di bagian penutup lagu. 

Lalu ada Lamb Of God. Saat memulai tur promo album Resolution (2012) pada Agustus 2013, konsernya di Kuala Lumpur, Malaysia, yang sedianya digelar 28 September 2013 dibatalkan oleh pemerintah setempat yang menolak memberikan izin pertunjukan kendati tiket sudah terjual sekitar 1.500 buah. 

Departemen Pembangunan Islam Malaysia menentang konser Lamb Of God karena pernah menampikan kutipan ayat-ayat suci Al-Quran, Surat Ar Rahman sebelum lagu Laid to Rest dalam konser mereka di Philadelpia pada Oktober 2004. Konser ini bahkan dikemas dalam format DVD bertajuk Killadelphia yang dirilis pada 2005.

Tapi kok mereka juga bisa konser di Indonesia? Dua kali pula (2009 dan 2015). 

 

Terus apa kabar lagu-lagu dangdut pantura yang erotis itu? Ah, sudahlah. Bisa kayak bikin skripsi kalau semuanya dibahas di sini.

Konser di atas Jam 22.00 WIB

Sesungguhnya, lagu-lagu yang bermuatan konten dewasa yang dimaksud KPID Jawa Barat hanya tidak boleh disiarkan di media penyiaran radio dan televisi pada jam reguler. Tetapi dapat diputar pada jam siaran dewasa yaitu mulai pukul 22.00-23.00 WIB. 

Ketua KPID Jawa Barat Dedeh Fardiah menjelaskan, siaran lagu dengan materi dewasa tersebut dianggap melanggar pasal perlindungan terhadap anak, P3SPS Pasal 20 ayat 1 tentang dalam sebuah lagu terdapat konten lirik mengarah ke cabul, seks dan lainnya. 

Dedeh menyebutkan diterbitkannya surat edaran bernomor 480/215/IS/KPID-JABAR/2019, didasari pula oleh hasil rapat dengar pendapat bersama ahli serta hasil 32 pemantauan dan 56 aduan masyarakat soal serupa.    

Jadi, kalau Ed Sheeran tetap menggelar konser di sini, mungkin solusi terbaik yang harus dilakukan oleh penyelenggara, melarang sang penyanyi membawakan lagu yang dilarang KPID tadi. Ini jaga-jaga ada anak di bawah umur yang ikut nonton. Atau, penyelenggara baru membuka gerbang venue pada pukul 22.00 dan konser dimulai dua jam kemudian.

Bagaimana, setuju?

Tag: musik kok diatur