Milenial Perlu Jaga Gairah Keislaman yang Positif

jakarta, era.id - Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 makin dekat. Dalam pemilu ini, milenial hampir pasti jadi penentu. Sayangnya, sebagai negara mayoritas penduduk muslim, semangat keislaman milenial dianggap rentan dimanfaatkan untuk tujuan negatif. Karenanya, barangkali milenial perlu lebih berhati-hati agar gairah keislaman yang sejatinya amat positif itu tak dimanfaatkan untuk tujuan negatif.

Generasi milenial atau pemilih muda diyakini memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan kemenangan pasangan calon dalam pemilu pada April mendatang. Diperkirakan, milenial setidaknya menguasai 40 persen suara.

Sementara itu, gairah keislaman generasi milenial saat ini semakin meningkat. Namun dalam perjalanannya, gairah keislaman tersebut justru kerap dimanfaatkan oknum dari kelompok-kelompok tertentu untuk hal-hal yang negatif, antara lain radikalisme, menyebarkan kebencian, dan menyebarkan kebohongan yang kebanyakan dilakukan melalui sosial media. 

Untuk menangkal hal ini, kaum milenial Banten yang tergabung dalam Milenial Muslim Bersatu atau MMB Provinsi Banten lakukan deklarasi di gedung PKPRI jalan Seung Cigabus kota serang, Selasa (5/3).

Ketua MMB Banten Cecep Sutardi menjelaskan adapun yang akan dilakukan Kaum Milenial MMB Banten yaitu aktif di media sosial dengan menyebarkan konten-konten kebenaran untuk melawan kebohongan. 

Kemudian di darat, MMB juga akan melakukan kegiatan persuasi dan akan secara rutin seminggu sekali mengadakan pengajian-pengajian dengan mengundang para ustad sebagai pembimbing yang benar-benar mendukung NKRI serta objektif terhadap keberhasilan figur Presiden Jokowi. 

"Insyallah ini akan berdampak baik untuk kaum milenial, kita harapkan anak-anak kaum Milenial ini aktif di media sosial, ini fungsi teman-teman yang akan menangkis semua Hoax-hoax mudah-mudahan memberikan edukasi juga ke halayak umum," ujar Cecep kepada awak media usai acara.

Sementara itu Nurhasanah sekjen MMB pusat mengharapkan kaum Milenial Banten bisa meminimalisir adanya kecurangan-kecurangan seperti ujaran kebencian yang beredar saat ini yang di tujukan ke capres 01 pertahana Jokowi.

"Kita berharap MMB ini bisa menghilangkan dari milenial sendiri untuk tidak menyebarkan berita-berita bohong (hoaks) dan kita akan terus berikan konten konten kreatif serta menyebarkan kebaikan-kebaikan," paparnya.

Ia menyebutkan selama ini pihak capres 01 banyak mendapatkan serangan berita bohong, atau berita salah yang terus menerus memojokkan capres 01.

"Ini harus jadi garda terdepan sebagai milenial muslim kita mendukung pak Jokowi. Untuk memenangkan (HOAX) yang jelas kalau ada informasi seputar pasangan calon kita akan kroscek bagaimana informasi itu valid atau tidak," pungkasnya.

Tag: pemilu 2019