Lima Fakta Rumah Honai, Nomor Dua untuk Pengasapan Mumi

Jakarta, era.id - Honai merupakan satu dari banyak rumah adat yang ada di Indonesia. Selain bentuknya yang unik, rumah adat khas Papua ini ternyata menyimpan sejumlah fakta menarik lho. Mau tahu apa saja? Simak ulasannya yuks, seperti dikutip paragram.id.

1. Untuk menyimpan hasil ladang

Selain dinilai memiliki keunikan, rumah adat ini juga berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan hasil ladang seperti ubi manis dan umbi-umbian lainnya lho.

Biasanya hal ini untuk memeriahkan pesta bakar batu. Itu lho tradisi masyarakat setempat untuk memasak hasil panen bersama.

2. Untuk pengasapan mumi

Bagi suku di pedalaman Papua, seperti di Desa Aikima dan Desa Kerulu, rumah Honai dijadikan sebagai lokasi untuk proses pengasapan mumi manusia. 

Jadi jasad yang diasapkan dan disakralkan enggak sembarang orang gengs. Biasanya tokoh-tokoh pemuka adat setempat, semisal kepala suku.

3. Bagian dalam rumah honai

Untuk kamu yang belum tahu, rumah adat Honai terdiri dari dua lantai lho. Untuk menuju ke lantai dua biasanya menggunakan tangga yang terbuat dari kayu. Di dalamnya hanya berisikan jerami, kayu dan hasil bumi.

4. Terbagi tiga jenis

Keunikan dari rumah adat honai adalah adanya penggolongan berdasarkan jenis kelamin. Jenis pertama dikenal dengan istilah honai itu sendiri.

Honai itu biasanya ditinggali oleh kaum pria, dan Ebei biasanya dihuni oleh penghuni perempuan gengs. Yang terakhir adalah Wamai yang fungsinya lumayan lucu. Fungsinya sebagai kandang babi.

5. Rumah berbentuk jamur besar

Kalau diperhatikan dengan seksama sekilas rumah adat honai ini bentuknya seperti jamur raksasa ya. Keunikan rumah adat Honai ini bukan karena tanpa alasan. Soalnya usut punya usut, rumah ini memang sengaja didesain untuk menghalau hawa dingin yang melanda.

Tag: kkb papua