Deklarasi Prabowo Jadi Capres Segera Dilakukan

This browser does not support the video element.

Jakarta, era.id - Usai pelaksanaan verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Partai Gerindra kembali menegaskan pengusungan sang Ketua Umum, Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2019. 

Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria menuturkan, partai telah bulat soal pengusungan Prabowo. Hanya saja, Gerindra masih menanti waktu yang tepat untuk mendeklarasikan pengusungan Prabowo. 

Soal kemungkinan deklarasi dalam momentum peringatan ulang tahun Gerindra ke-10, 6 Februari mendatang, Ahmad Riza mengakui banyak usulan dari para kader sebagai momentum deklarasi.

"Kita akan diskusikan. Kita akan cari waktu yang tepat. Memang ada rencana deklarasi di hari ulang tahun," kata Ahmad Riza ditemui era.id di Kantor DPP Gerindra, Senin (29/1/2018).

Persaingan klasik Jokowi dan Prabowo

Selain pernyataan Ahmad Riza, indikasi pertarungan klasik Jokowi-Prabowo juga terlihat dari hasil survei termutakhir Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan PDIP dan Gerindra --dua partai pengusung masing-masing kubu-- sebagai dua dari tiga partai paling banyak memperoleh elektabilitas.

PDIP berada di posisi pertama dengan 22,2 persen, sedang Gerindra harus berpuas dengan hanya 14 persen. Di antara keduanya, ada Golkar yang berhasil menghimpun 15,5 persen suara responden. "Kita akan mendiskusikan dengan partai koalisi. Namun kami mendukung Pak Prabowo," lanjutnya.

Meski memperoleh hasil cukup baik dalam survei tersebut, Golkar tetap belum goyang pada keputusannya mendukung pencalonan Jokowi. Golkar bahkan mengaku tak mempersiapkan sosok siapa pun untuk maju sebagai pesaing Jokowi.

Verifikasi faktual

Dalam proses verifikasi faktual hari ini, KPU memeriksa sejumlah indikator terkait. Pertama, pengecekan susunan kepengurusan yang dilakukan mendalam. Lalu, keterwakilan perempuan dan domisili partai politik (parpol).

Ketua KPU, Arief Budiman menyatakan, sejauh proses yang dilakukan, Gerindra telah memenuhi segala persyaratan. Namun, Arief menolak menyimpulkan hasil dari verifikasi tersebut lantaran evaluasi terhadap Gerindra masih dilakukan.

"Untuk hari ini, kita belum ambil kesimpulan karena masih berlangsung. Nanti kita evaluasi hasil verifikasi hari ini. Kalau belum ada yang lengkap besok masih bisa dilengkapi," ujar Arief di kesempatan yang sama.

Sementara itu, Prabowo mengapresiasi langkah KPU untuk mengevaluasi kinerja KPU. Menurut Prabowo, KPU telah banyak membantu partainya mengikuti tahap demi tahap pelaksanaan pemilu, baik pilkada, pilpres ataupun pileg.

"Kita berterimakasih kepada KPU, mekanisme verifikasi menjadi kontrol kepada Gerindra sehingga kita terpaksa harus tertib administrasi," ujar Prabowo di Kantor DPP Gerindra.

Sesuai putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 53/PUU-XV/2017 yang mensyaratkan verifikasi terhadap semua partai politik peserta Pemilu 2019, KPU telah merancang strategi untuk mengatasi masalah keterbatasan waktu. Proses verifikasi faktual sendiri akan dipercepat.

Tag: pemilu 2019