Ada Empat WNI Kena COVID-19 di Kapal Diamond Princess

Jakarta, era.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengonfirmasi empat WNI kru kapal Diamond Princess terinfeksi COVID-19. Ssebelumnya, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan ada tiga WNI yang terinfeksi virus SARS-COV-2 di kapal berbendera Inggris itu.

"Mereka kini telah dirawat di dua rumah sakit di Kota Chiba dan Tokyo. Masing-masing dua orang di dua rumah sakiy itu," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Sedangkan 74 kru kapal lainnya yang masih berada di dalam kapal akan diperiksa kondisi kesehatan mereka setelah masa karantina berakhir.

Sesuai protokol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masa karantina di kapal pesiar tersebut telah berlangsung selama 14 hari sejak 5 Februari lalu dan berakhir pada hari ini.

“Berdasarkan informasi yang kami dapat, segera setelah penumpang turun maka kru akan diperiksa,” lanjutnya.

"Jadi ada beberapa prioritas yang diberlakukan oleh otoritas kesehatan Jepang. Orang-orang yang pernah demam, misalnya, mereka yang diprioritaskan (untuk diperiksa terlebih dahulu)," tuturnya seperti dikutip dari Antara.

Mereka masih akan menjalani masa observasi selama 14 hari ke depan, mengingat sebelumnya mereka berstatus sebagai pekerja di kapal dan kemungkinan menjalin kontak dengan penumpang atau kru yang terinfeksi virus korona baru.

KBRI Tokyo terus berkoordinasi dengan otoritas Jepang untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan kondisi puluhan WNI tersebut.

Kemlu juga telah berhubungan dengan dua agen tenaga kerja yang menangani kontrak kerja para WNI dengan perusahaan pemilik kapal, untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi selama krisis akibat virus korona ini.

Sejak 5 Februari 2020, kapal Diamond Princess dikarantina di pantai Yokohama akibat infeksi virus yang telah menewaskan 2.000 orang itu. Kapal pesiar mewah tersebut membawa 3.711 orang yang terdiri dari 2.666 penumpang dan 1.045 kru dari 56 negara.

Hari ini proses karantina kapal tersebut resmi berakhir, dan sekitar 500 penumpang yang dites negatif virus korona telah diperbolehkan turun di pelabuhan Yokohama.

 

Tag: covid-19