Wabah Korona Bisa Tuntas Dalam Dua Bulan, Asal..

Jakarta, era.id - Pendiri Microsoft Bill Gates mengungkapkan ada dua cara menaklukan wabah virus korona dalam dua sampai tiga bulan.

Dalam sebuah sesi Ask Me Everything di media sosial Reddit, Bill Gates ditanya warganet prediksi kapan virus korona akan berakhir. Bill Gates memprediksi jumlah kasus pasien COVID-19 bisa ditekan secara signifikan dalam beberapa minggu. Asal pemerintah menerapkan dua hal.

Pertama, melakukan tes atau pengujian secara massal pada warganya. Kedua, mengambil kebijakan shutdown atau penutupan. Jika dua cara tersebut dilakukan secara tepat dan disiplin, wabah korona di suatu negara bisa selesai dalam waktu setidaknya dua bulan.

"Jika suatu negara melakukan pekerjaannya dengan baik, dengan pengujian dan 'shutdown' dalam 6-10 minggu mereka akan melihat jumlah kasus yang berkurang banyak dan bisa kembali membuka negaranya," ujar Bill Gates seperti dikutip dari Business Insider, Sabtu (21/3/2020).

Shutdown bukan berarti lockdown. Shutdown hanya menutup ruang-ruang publik yang berpotensi mengumpulkan orang banyak. Tindakan yang tepat, menurut salah satu orang terkaya di dunia ini adalah social distancing yang disiplin.

"Saat ini fase di mana banyak kasus terjadi di negara-negara kaya. Dengan tindakan yang tepat termasuk pengujian dan social distancing (yang saya sebut 'ditutup') dalam 2-3 bulan, negara-negara kaya seharusnya dapat terhindar dari infeksi tingkat tinggi, "tulis Bill Gates.

"Saya khawatir tentang semua kerusakan ekonomi tetapi yang lebih buruk adalah bagaimana ini akan mempengaruhi negara-negara berkembang yang tidak dapat melakukan social distancing dengan cara yang sama seperti negara-negara kaya dan yang kapasitas rumah sakitnya jauh lebih rendah."

Social distancing merupakan strategi kesehatan publik yang direkomendasikan untuk mencengah, melacak dan menghambat penyebaran virus. Caranya dengan menjaga jarak dengan mereka yang sedang sakit dan tidak mendekati atau menghadiri pertemuan dengan kerumunan orang banyak.

 

Tag: covid-19