17 Kandidat Vaksin COVID-19 dari Seluruh Dunia
"Produk atau entitas tertentu dalam dokumen ini bukan merupakan sebagai pengesahan oleh WHO atas produk vaksin," tulis WHO dalam dokumen tersebut, seperti dikutip Selasa (30/6/2020).
Dalam daftar tersebut ada satu kandidat teratas vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca telah memasuki tahap uji klinis fase 3.
Fase satu dan dua studi biasanya menguji apakah kandidat vaksin aman digunakan dan apakah partisipan menghasilkan respon imun yang diharapkan. Vaksin dinilai bisa digunakan jika telah selesai melalui uji klinis fase 3.
Berikut daftar kandidat vaksin korona yang sudah memasuki uji klinis:
Vaksin ChAdOx1-S dari Universitas Oxford dan AstraZenecaVaksin Ad5-nCoV dari CanSino Biological Inc dan Beijing Institute of Biotechnology
Vaksin LNP-encapsulated mRNA dari Moderna dan NIAID
Vaksin inactivated SARS-CoV-2 dari Wuhan Institute of Biological Products
Vaksin inactivated SARS-CoV-2 dari Beijing Institute of Biological Products
Vaksin inactivated SARS-CoV-2 dari Sinovac
Vaksin rekombinan SARS-COV-2 dan partikel nano dari Novavax
Vaksin 3 LNP-mRNAs dari BioNTech, Fosun Pharm dan Pfizer
Vaksin inactivated SARS-CoV-2 dari Institut Biologi Medis, Akademi China
Vaksin DNA SARS-CoV-2 dari Inovio Pharmaceuticals
Vaksin DNA GX-19 dari Genexine Consortium
Vaksin Adeno-based dari Gamaleya Research Institute
Vaksin Protein Subunit dari oleh Clover Biopharmaceuticals Inc., Glaxosmithkline dan Dynavax
Vaksin RBD-Dimer dari Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical, dan Insititut Mikrobiologi China
Vaksin LNP-nCoVsaRNA dari Imperial College London
Vaksin mRNA darin Curevac
Vaksin mRNA dari Akademi Militer Ilmu Pengetahuan China dan Walvax Biotech