Kenali Fetish dan Nama Ilmiahnya, Kamu Mengidap Salah Satunya?

ERA.id - Fetish "kain jarik" yang dialami Gilang, mahasiswa Universitas Airlangga, sedang ramai dibahas. Tapi, nama ilmiahnya apa? Fetish sendiri adalah hal yang lumrah dan manusiawi, tapi menjadi aneh jika itu sudah di luar nalar umum kita.

Arti fetish sendiri adalah suatu kondisi di mana seseorang akan melakukan hal tertentu untuk memenuhi hasrat dan nafsu seksualnya, atau merupakan kondisi seseorang yang menggunakan benda mati, area tubuh non-genital, atau gerakan seseorang untuk menaikkan hasrat seksualnya. Semisal, suka melihat hewan dan ingin berhubungan seks dengannya, suka melihat pasangan berhubungan seks dengan orang lain, dan lain-lain.

Ternyata, selain itu, banyak sekali fetish yang tidak umum kita ketahui. Fetish bisa juga dihubungkan dengan kekacauan mental. Setidaknya, ada beberapa macam fetish yang dirangkum ERA sejauh ini, dan tentunya tidak semua bisa dijangkau.

Lantas, apa bedanya fantasi seks dengan fetish?Fantasi seksual biasanya digunakan saat berhubungan intim agar sesi bercinta ebih panas dan mencapai orgasme untuk kedua belah pihak. Diperlukan komunikasi untuk mengetahui sejauh mana fantasi seksual yang Anda miliki dapat dilakukan. Nah, fantasi normal itu saat anda dan pasangan merasa nyaman. Makanya, diperlukan komunikasi untuk mengetahui sejauh mana fantasi seksual yang Anda miliki dapat dilakukan. Itu bedanya.

  1. Zoophilia: Fetish terhadap hewan
  2. Xylophilia: Fetish terhadap kayu
  3. Agalmatophilia: Fetish terhadap patung
  4. Voyeurism: Fetish untuk mengintip orang lain demi kepuasan seksual
  5. Acrotomophilia: Fetish terhadap amputasi
  6. Actirasty: Fetish terhadap cahaya matahari
  7. Anasteemaphilia: Fetish terhadap ukuran tubuh ekstrem, seperti cebol atau raksasa
  8. Vorarephilia: Fetish untuk memakan tubuh manusia
  9. Urophilia: Fetish terhadap urin atau dikencingi orang lain
  10. Transvestic Fetishism: Fetish terhadap pakaian wanita yang menyentuh kulit pria
  11. Apotemnophilia: Fetish terhadap diri sendiri yang teramputasi
  12. Autogynephilia: Fetish terhadap diri sendiri dalam bentuk wanita (khusus untuk pria)
  13. Autoplushophilia: Fetish terhadap diri sendiri ketika mengenakan kostum kartun hewan raksasa
  14. Chasmophilia: fetish terhadap gua, lembah dan celah dinding
  15. Titillagnia: Fetish untuk menggelitik orang lain
  16. Teratophilia: Fetish terhadap cacat bawaan
  17. Teleiophilia: Fetish terhadap orang dewasa berusia matang
  18. Climacophilia: Fetish terhadap jatuh dari tangga
  19. Coprophilia: fetish terhadap kotoran/feses
  20. Ephebophilia: Fetish terhadap remaja dewasa (15 – 19 tahun)
  21. Exhibitionism: Fetish menunjukkan kemaluan kepada khalayak umum
  22. Fetishism: Fetish terhadap sentuhan fisik kepada orang yang diinginkan
  23. Stygiophilia: Fetish terhadap kutukan dan api neraka
  24. Podophilia: Fetish terhadap kaki
  25. Psellismophilia: Fetish terhadap kegagapan
  26. Psychrophilia: Fetish terhadap kedinginan atau melihat seseorang kedinginan
  27. Pteronphilia: Fetish terhadap rasa geli akibat bulu
  28. Formicophilia: Fetish terhadap serangga
  29. Frotteurism: Fetish menyentuh orang asing di keramaian
  30. Gerontophilia: Fetish terhadap orang tua
  31. Hebephilia: Fetish terhadap remaja sekolah (11-14 tahun)
  32. Katoptronophilia: Fetish pada hubungan seks di depan cermin
  33. Knismolagnia: Fetish terhadap rasa geli
  34. Lithophilia: Fetish terhadap batu dan kerikil
  35. Masochism: Fetish terhadap rasa sakit fisik maupun psikologis
  36. Melissaphilia: Fetish terhadap lebah dan tawon
  37. Nasolingus: Fetish mengisap hidung seseorang
  38. Nebulophilia: Fetish terhadap kodok
  39. Necrophilia: Fetish terhadap mayat
  40. Objectophilia: Fetish terhadap objek tertentu
  41. Partialism: Fetish terhadap bagian tubuh manusa selain alat reproduksi, seperti betis
  42. Pedophilia: fetish terhadap anak-anak di bawah umur
  43. Pubephilia: Fetish terhadap rambut kemaluan
  44. Pygophilia: Fetish terhadap pantat
  45. Sadism: Fetish terhadap memberikan rasa sakit fisik maupun psikologi
  46. Savantophilia: Fetish terhadap gangguan kognitif atau keterlambatan perkembangan
  47. Symorophilia: Fetish terhadap kecelakaan
  48. Dendrophilia: Fetish terhadap pohon
  49. Mucophilia: Fetish terhafap orang bersin atau ingus
  50. Emetophilia: Fetish terhadap muntah
  51. Oculolictus: Fetish terhadap bola mata pasangannya sehinga dijilat/dicium bola matanya