Denny Siregar Pilih Golput Jika Prabowo-Puan dan Anies-AHY Maju Pilpres: Gua Mending Jadi YouTuber

ERA.id - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih jauh di depan mata, namun euforianya sudah mulai terasa. Dua pasangan calon disebut-sebut bakal mengisi panggung Pilpres 2024 mendatang, diantaranya yaitu Prabowo Subianto-Puan Maharani dan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menanggapi hal tersebut, pegiat media sosial Denny Siregar mengaku tak membayangkan apabila Pilpres 2024 hanya diisi oleh dua pasangan calon itu.  

"Gua gak kebayang, calon Pilpres 2024 hanya ada 2 pasangan yang disodorkan Prabowo-Puan vs Anies-AHY," cuit Denny melalui akun Twitter pribadinya @Dennysiregar7 yang dikutip pada Jumat (28/5/2021).

Dia juga tak akan menggunakan hak suaranya saat pemilihan dan akan banting stir jadi seorang YouTuber, apabila benar di 2024 nanti pasangan capres-cawapres yang ditampilkan adalah Prabowo-Puan dan Anies-AHY.

"Mending gua golput aja dan alih profesi jadi youtuber kayak atta halilintar, bikin konten receh," katanya.

Diketahui, wacana memasangkan Prabowo-Puan semakin santer terdengar setelah Partai Gerindra membuka diri untuk berkoalisi di 2024. Bahkan, Partai Gerindra juga sudah melupakan kejadian Perjanjian Batu Tulis yang disebut membuat hubungan Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri merenggang.

Namun belakangan, hubungan Prabowo dan Megawati kembali mesra. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, hubungan Prabowo dan Megawati tidak pernah renggang bahkan selalu baik.

"Hubungan Pak Prabowo yang baik dengan Ibu Mega, sejak beliau belum ditetapkan sebagai menteri pertahanan dan sampai sekarang hubungan itu baik tidak ada masalah dan itu menjadi sebuah kemungkinan adanya peluang untuk dimungkinkannya Pak Prabowo maju bersama PDIP," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Ahmad Muzani kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/5/2021).

Sementara wacana Anies dan AHY akan dipasangkan di Pilpres 2024 juga sempat beredar usai AHY mengunjungi Balai Kota Jakarta dan menemui Anies. Namun pada saat itu, Katua Umum Partai Demokrat tersebut mengaku pertemuan antara dirinya dan Anies tak membahas soal Pemilu mendatang.